Psikolog: Bocah Korban Penganiayaan Oknum Polisi Butuh Pendampingan

Selasa, 18 Juli 2017 - 10:53 WIB
Psikolog: Bocah Korban...
Psikolog: Bocah Korban Penganiayaan Oknum Polisi Butuh Pendampingan
A A A
KOTAWARINGINBARAT - Jika dilihat secara fisik, korban penganiayaan oknum polisi MA (12) terlihat sudah sembuh dan normal. Namun secara psikis dipastikan murid kelas 6 SDN 1 Kumai Hilir, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat itu mengalami trauma berat. Sebab yang melakukan orang dewasa dan mirisnya lagi aparat keamanan yang menggunakan seragam polisi.

Psikolog dari Poliklinik Psikologi dan Tumbuh Kembang Anak RSUD Sultan Imanudin, Pangkalan Bun, Windarti Aji mengatakan, jika korban tidak segera ditangani, bisa saja trauma yang dihadapi anak tersebut terbawa hingga dewasa. Ada beragam bentuk trauma yang kemungkinan dialami si anak.

"Bisa saja anak tersebut ketakutan melihat orang dewasa atau bisa saja anak tersebut trauma melihat orang berseragam polisi," ujar Windarti di RSUD Imanudin, Pangkalan Bun, Selasa (18/7/2017).

Selain itu, akibat perlakuan yang dialami bisa menyebabkan trauma seumur hidup dan anak tersebut suatu saat bisa saja menjadi pelaku kekerasan.

"Karena trauma tersebut bisa saja membuat anak ini ingin balas dendam atas perlakuan yang diterimanya saat masih kecil. Bisa juga berdampak lain, yaitu anak tersebut menjadi sangat penakut seumur hidupnya," jelasnya.

Untuk itu, pendampingan dari psikolog diperlukan bagi anak yang mengalami Post Trauma Syndrom Disorder (PTSD). "PTSD artinya adalah trauma yang disebabkan peristiwa yang mengejutkan, mengerikan yang terjadi tiba-tiba. Bisa akibat penganiayaan atau bencana," tuturnya.

Windarti menambahkan, meski telah diberikan pendampingan oleh psikolog, tetap tidak bisa ditentukan kapan anak tersebut bisa pulih secara psikis.

"Tergantung berat atau ringan trauma psikis yang dialaminya. Bisa sebulan pendampingan atau malah tahunan. Pastinya setiap individu berbeda jangka waktu pemulihan psikisnya," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Nenek dan Tante Penganiaya...
Nenek dan Tante Penganiaya Gadis 7 Tahun di Bukittinggi Ditangkap Polisi
Kampanye Bersama Akhiri...
Kampanye Bersama Akhiri Kekerasan Digital Terhadap Wanita dan Anak
Viral Video Anak Kecil...
Viral Video Anak Kecil Dianiaya sampai Menangis Ketakutan
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
2 jam yang lalu
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
4 jam yang lalu
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
4 jam yang lalu
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
4 jam yang lalu
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 jam yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
7 jam yang lalu
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved