Banyak Usulan, Ketuk Palu APBD Perubahan DKI Tertunda

Senin, 17 Juli 2017 - 05:43 WIB
Banyak Usulan, Ketuk...
Banyak Usulan, Ketuk Palu APBD Perubahan DKI Tertunda
A A A
JAKARTA - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 DKI Jakarta belum diketahui kapan akan diketuk.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, Tuty Kusumawati mengatakan, rencana penyerahan dokumen APBD Perubahan 2017 ke DPRD DKI pada pekan lalu tidak jadi dilakukan lantaran masih harus ada yang disisir.

Penyisiran kata Tuty, mulai dari anggaran yang tidak terserap pada APBD murni 2017 atau pun pendapatan yang akan dibelanjakan atas usulan kegiatan pengguna anggaran.

"Pekan ini kami harapkan rampung dan segera dibahas oleh DPRD DKI. Angkanya belum pasti, ya sekitar Rp 72 Triliun. Tapi masih kami cek semua posko pendapatan, dana perimbangan, dan sebagainya. Termasuk kegiatan yang tidak terlaksana," ujar Tuty.

Penghitungan dan pengecekan pendapatan tersebut, lanjut Tuty dikarenakan banyak usulan kegiatan yang harus dikerjakan dengan anggaran cukup besar. Misalnya saja proyek insfrastrultur Light Rail Transit (LRT), Mass Rapid Transit (MRT) dan sebagainya. Khusunya proyek Asian Games 2018.

Untuk LRT saja, kata Tuty, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang menjadi pelaksana pembangunan mengusulkan dana sebesar Rp 3,5 Triliun.

DKI pun menganggap kemahalan dan meminta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengauditnya. "Ya kita minta diaudit. Pokoknya kita kejar secepatnya sesuai jadwal," ungkapnya.

Terkait kenaikan gaji DPRD DKI, Tuty menyatakan bahwa kenaikan gaji tersebut seharusnya secara stimultan langsung diberikan setelah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang dibahas saat ini selesai.

Artinya, apabila target akhir Juli ini Raperda tentang kenaikan gaji tersbut rampung, anggaran perubahan mengakomodir anggaran tersebut. "Kita sudah antisipasi. Ya besaranya tunggu Raperda," ujarnya.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik optimis bila APBD Perubahan 2017 dapat rampung pada akhir Agustus ini. Terpenting, eksekutif mengirimk dokumen RAPBD 2017 sebelum pekan ketiga bulan ini.

"Kalau sudah sampai ke DPRD itu bisa cepat bisa lambat. Tergantung usulan kegiatan bisa dipertanggungjawabkan atau tidak. Kami masih tunggu dokumennya diserahkan oleh eksekutif," ungkapnya.

Wakil Ketua Badan Anggaran (banggar) itu menyatakan tidak akan begitu saja menyetujui usulan kegiatan meski terkait dengan perhelatan Asian Games 2018. Seperti misalnya LRT sebesar Rp 3,5 Triliun.

Sebab, kata Taufik, anggaran tersebut cukup besar dan pada tahun sebelumnya sudah pernah diberikan. Apalagi, saat ini Pemprov DKI menilai ada kemahalan. "Ya jangan melampaui target pendapatan, susun rencana kegiatan prioritas," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
APBD DKI Jakarta 2024...
APBD DKI Jakarta 2024 Diperkirakan Rp81,58 Triliun
Dibahas di Puncak, APBD...
Dibahas di Puncak, APBD Perubahan DKI Akan Disahkan 13 November 2020
Target Pajak 2021 Senilai...
Target Pajak 2021 Senilai Rp41,5 Triliun Dinilai DPRD DKI Membebani Masyarakat
DPRD-Pemprov Bahas APBD...
DPRD-Pemprov Bahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD DKI 2021 secara Pararel di Puncak
DPRD Sepakati APBD DKI...
DPRD Sepakati APBD DKI Jakarta 2022 Sebesar Rp82,47 Triliun
PKB: APBD DKI Diprioritaskan...
PKB: APBD DKI Diprioritaskan untuk Pembangunan Masyarakat
Berita Terkini
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
9 menit yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
34 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
44 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
4 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved