DPRD Nilai Pemprov DKI Tak Becus Rencanakan Proyek MRT

Jum'at, 07 Juli 2017 - 04:29 WIB
DPRD Nilai Pemprov DKI...
DPRD Nilai Pemprov DKI Tak Becus Rencanakan Proyek MRT
A A A
JAKARTA - Buruknya rencana proyek MRT yang kerap berubah-ubah dikritik seorang anggota DPRD DKI. Ditegaskannya, Pemprov DKI seperti tidak becus merencanakan proyek MRT karena kerap berubah-ubah.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Muhammad Taufik mengatakan, Pemprov DKI tidak memiliki niat untuk mengurai kemacetan. Hal tersebut dari banyaknya perubahan rencana dalam pembangunan MRT.

Dia mengakui wajar bila memang dalam pembangunan infrastruktur ada ketidaksesuaian antara rencana dengan kontruksi di lapangan. Namun, hal itu harusnya sudah bisa diantisipasi dan tidak menghambat pembangunan.

Misalnya saja pada rencana pembangunan MRT fase II yang trase awalnya dari Bundaran HI- Kampung Bandan, Jakarta Utara lalu tiba-tiba dipindahkan ke Ancol Timur dibarengi dengan penandatanganan kerjasama antara PT MRT dan PT Pembangunan Jaya ancol semakin tidak jelas.

Apalagi, dia mendengar hasil rapat sementara yang belum melibatkan DPRD beberapa waktu lalu, Pemprov DKI bersama perusahaan pelat merahnya, PT MRT kembali berencana memindahkan trase Bundaran HI- Pulau K. Padahal, Pulau K yang merupakan hasil reklamasi tengah digugat dan dimenangkan oleh warga sebagai penggugat.

"Kami belum menyetujui usulan dana MRT fase II. Karena kami melihat banyak kejanggalan. Kami sedang mencari penjelasan secara detail," ungkapnya kepada wartawan, Kamis (6/7/2017).

Politisi Partai Gerindra itu menuturkan, pembangunan MRT untuk mengurai kemacetan itu bukanlah proyek ratusan juta rupiah yang mudah dievaluasi apabila ada perubahan rencana. Menurutnya, rencana pembuatan Depo itu harus melalui kajian yang matang, terukur dan mampu mewujudkan tujuan dalam mengurai kemacetan.

"Nah kami pengen ada penjelasan detail dari kajian yang matang. Ini belum ada kajian jelas dan rencana masih berubah-rubah kok sudah mengusulkan anggaran," tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
15 November 2022, MRT...
15 November 2022, MRT Jakarta Beroperasi hingga Pukul 24.00 WIB
DPRD DKI Nilai Kajian...
DPRD DKI Nilai Kajian Depo MRT Ancol Barat Belum Matang
DPRD DKI Minta Tender...
DPRD DKI Minta Tender Ulang Pembangunan ITF Sunter Libatkan Swasta
Pemprov DKI Punya 3...
Pemprov DKI Punya 3 Opsi Lokasi Depo MRT Fase II
Pemprov DKI Diminta...
Pemprov DKI Diminta Tegas Tindak Bangunan Langgar Aturan
Rel Trem Zaman Belanda...
Rel Trem Zaman Belanda Ditemukan di Lokasi Pembangunan MRT Jakarta
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
31 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
1 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
2 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Menggelar Car Free Day di Rasuna Said
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved