IPW Sebut Teror di Kampung Melayu Serangan Terbesar Terhadap Polisi

Jum'at, 26 Mei 2017 - 14:01 WIB
IPW Sebut Teror di Kampung...
IPW Sebut Teror di Kampung Melayu Serangan Terbesar Terhadap Polisi
A A A
JAKARTA - Teror bom di Kampung Melayu Jakarta Timur membuktikan aksi perang teroris terhadap Polri semakin nyata dan serangan tersebut terbesar yang pernah dialami Polri dalam sejarah terorisme di Indonesia. Maka itu, segenap anggota Polri diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan, terutama para polisi yang bertugas di lapangan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan, IPW turut berduka atas serangan terhadap anggota Polri dan masyarakat itu. IPW mencatat pada Desember 2015 Mabes Polri pernah mengingatkan para Kapolda dan Kapolres agar meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terhadap penjagaan markas komando maupun para personelnya atas serangan bom bunuh diri dari ransel maupun bom lempar.

"Setelah peringatan itu sempat terjadi beberapa kali serangan terhadap kantor polisi maupun anggota polisi di jalanan. Namun, korbannya tidak sebanyak dalam serangan teror bom di Kampung Melayu," ujarnya pada SINDOnews, Jumat (26/5/2017).

Menurutnya, serangan teror di Kampung Melayu merupakan serangan terbesar yang pernah dialami Polri dalam sejarah terorisme di Indonesia. Sebab, ada 3 polisi tewas dan 5 polisi luka serta 5 warga luka dalam serangan teror di Kampung Melayu.

Jika ada pihak-pihak tertentu yang menuding, kata dia, peristiwa Kampung Melayu itu sebagai sebuah rekayasa untuk pencitraan, tudingan itu terlalu naif. Dari fakta di lapangan, terlihat aksi itu sebuah serangan teror yang khusus ditujukan kepada anggota Polri.

"Momentum yang digunakan teroris itu rencana pawai obor menyambut Ramadan. Saat itu polisi berkumpul untuk menjaga keamanan dan kemudian diserang," katanya.

Dari kasus Kampung Melayu, bebernya, terlihat para teroris semakin agresif dan nekat melakukan perang terbuka terhadap Polri. Bagaimana pun hal ini perlu diantisipasi Polri agar anggotanya tidak kembali menjadi bulan bulanan teroris.

Neta menerangkan, jaringan dan otak serangan itu harus segera diungkap dan ditangkap. Sepertinya para pelaku bom bunuh diri itu juga korban karena bisa jadi bom itu diremot oleh aktor intelektual pelaku teroris. Selain itu bukan mustahil bom Kampung Melayu merupakan bagian kecil dari serangan aksi teror global.

Pasalnya, papar Neta, sebelumnya juga terjadi aksi serangan teror bom di sejumlah negara. Hanya saja pelaku teror di Indonesia tergolong pengecut. Setelah melakukan serangan mereka tidur tanpa ada pernyataan atau tuntutan apa pun.

"Berbeda dengan sejumlah serangan teror di negara lain, pihak penyerang langsung menyatakan bertanggungjawab. Akibat serangan gelap ini, setiap kali muncul aksi teror selalu muncul isu atau spekulasi, aksi teror itu merupakan rekayasa untuk pencitraan," katanya.

Ujungnya, tambah Neta, berkembang polemik di kalangan anak bangsa, sementara para teroris terus beraksi dengan ganasnya. Maka itu, IPW berharap Polri tidak terpengaruh dengan polemik tersebut dan terus bekerja keras memburu dan menangkap otak pelaku teror.
(ysw)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
100 Sekolah Ditutup...
100 Sekolah Ditutup dan Ribuan Siswa Sudah Dievakuasi, Ternyata Ancaman Bomnya Palsu
Warga Digegerkan Penemuan...
Warga Digegerkan Penemuan Tas Diduga Berisi Bom dalam Masjid
Lima Bom Surat Dikirim...
Lima Bom Surat Dikirim ke Sejumlah Target di Spanyol, Termasuk Perdana Menteri
Teror Bom Molotov di...
Teror Bom Molotov di Aceh Barat
Berita Terkini
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
51 menit yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
2 jam yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
2 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
2 jam yang lalu
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
3 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Penghasil...
10 Negara Penghasil Emas Terbesar di Dunia, Termasuk Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved