Tim Psikologi Polda Pantau 14 Tersangka Pembunuh Brigdatar Adam

Selasa, 23 Mei 2017 - 18:21 WIB
Tim Psikologi Polda...
Tim Psikologi Polda Pantau 14 Tersangka Pembunuh Brigdatar Adam
A A A
SEMARANG - Polda Jawa Tengah menurunkan tim psikologi dari Biro Sumber Daya Manusia untuk melakukan pendampingan terhadap 14 Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) yang menjadi tersangka pengeroyokan dan penganiayaan berujung tewasnya Brigdatar M. Adam.

"Jelas ada pendampingan tim psikologi. Para tersangka adalah anak-anak Taruna Tingkat III. Yang mana, tentunya secara mentalitas harus tetap kita pantau. Termasuk kesehatannya. Dari Polda sudah siapkan dan pantau," ungkap Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Djarod Padakova, Selasa (23/5/2017).

Sejak dijemput penyidik untuk diperiksa sebagai tersangka mulai Minggu (21/5/2017) dan akhirnya ditahan, Djarod mengatakan ke 14 tersangka dalam kondisi sehat.

"Terus dipantau secara simultan. Secara psikis tentunya mendapat tekanan yang kecenderungan lebih banyak diam. Kami berikan pendampingan tim psikologi. Kondisinya cukup baik," lanjutnya.

Tak kalah penting, soal penyidikan Djarod mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan saksi ahli hukum pidana untuk kasus itu. Pihak Polda Jawa Tengah juga menyediakan sebanyak 16 pengacara untuk mendampingi proses hukum tersangka.

"Tentunya kita berikan keleluasaan, mau menggunakan atau gunakan (pengacara) lain itu haknya," sambung Djarod.

Tersangka utama tewasnya Bridatar M. Adam berinisial CAS, yang melakukan pemukulan terhadap korban hingga akhirnya meninggal. Sementara 13 tersangka lainnya berinisial; RLW, GCM, EA, JED, MB, CAE, HA, AKU, GJN, RAP, RK, IZ, PDS.

Mereka dijerat Pasal 170 tentang pengeroyokan jo Pasal 351 ayat (3) tentang penganiayaan jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Ancaman hukumannya hingga 12 tahun penjara. Ada 18 barang bukti yang diamankan, di antaranya; raket, tongkat plastik, hingga ikat pinggang. Barang bukti lain, pipa alumunium bekas gagang sapu sepanjang 60 cm, 1 kunci slot sepeda warna merah, sebuah sarung tangan.
(nag)
Berita Terkait
Diduga Terlibat, Polisi...
Diduga Terlibat, Polisi Buru Pacar Wanita Penganiaya Anak Kandung hingga Tewas
Tewas Tak Wajar, Polisi...
Tewas Tak Wajar, Polisi Bongkar Makam Santri di Lamongan
Mayat Dicor Semen di...
Mayat Dicor Semen di Semarang, Polisi: Korban Dianiaya hingga Tewas Lalu Dimutilasi
Keroyok Remaja hingga...
Keroyok Remaja hingga Tewas, 6 Pelaku Diringkus Polisi
Jadi Otak Penganiayaan...
Jadi Otak Penganiayaan hingga Tewas, Wanita Hamil Berparas Cantik Ditangkap Polisi
Aniaya Tetangga hingga...
Aniaya Tetangga hingga Tewas Bersimbah Darah, Pria di Toba Diringkus
Berita Terkini
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
7 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
7 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
8 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
8 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
8 jam yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
10 jam yang lalu
Infografis
4 Fakta Ratu Suthida,...
4 Fakta Ratu Suthida, Navigator Tim Layar Thailand di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved