JR Saragih: Wujudkan Sekolah Ramah Anak di Simalungun

Jum'at, 12 Mei 2017 - 22:29 WIB
JR Saragih: Wujudkan...
JR Saragih: Wujudkan Sekolah Ramah Anak di Simalungun
A A A
PEMATANG RAYA - Bupati Simalungun JR Saragih bertekad mewujudkan sekolah yang ramah dan peduli terhadap anak. Sebab sekolah adalah tempat anak-anak mendapatkan pendidikan yang menjadi bekal bagi generasi mendatang.

“Pendidikan dan sekolah yang ramah serta peduli terhadap anak sangat penting untuk masa depan,” ujar JR Saragih dalam sambutannya pada acara Seminar Nasional Pendidikan dengan tema Mewujudkan Sekolah Ramah dan Peduli Anak di Auditorium T. Johan Garingging Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (12/5/2017).

Untuk mewujudkannya, JR Saragih memandang perlu ada sosialisasi yang massif terkait kriteria sekolah ramah dan peduli anak. Salah satunya dengan menggelar seminar nasional pendidikan yang menghadirkan sejumlah lembaga yang fokus pada perlindungan anak.

Dalam seminar nasional pendidikan hadir Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Erlinda, Ketua PGRI Sumut Abdul Rahman Siregar, Kadis Pendidikan Simalungun Resman Saragih, Kepala Erlangga Pusat Asrel Marpaung, Kapolres Simalungun AKBP Marudut Liberti Panjaitan, dan Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Oni Kristiono Goendong.

Komisioner KPAI Erlinda mengatakan kesuksesan seorang anak sangat bergantung pada cara mendidik serta lingkungan sekitarnya. Perhatian kepada anak didik penting dilakukan untuk menghindari bullying khususnya di sekolah.

"Jika mendidik dengan salah, maka akan berpengaruh buat masa depan anak. Banyak anak sering mendapat bullying karena anak tersebut kurang mendapat perhatian," ujarnya.

Ketua PGRI Sumut Abdul Rahman Siregar memberikan apresiasi kepada Bupati Simalungun JR Saragih yang berinisiatif melaksanakan sosialisasi sekolah ramah dan peduli anak. Diharapkan dapat membawa perubahan positif yang lebih baik bagi Simalungun.

"Cara ini bisa membawa perubahan dalam mewujudkan sekolah ramah dan peduli anak agar Simalungun bisa lebih maju dari kabupaten yang ada di Sumatera Utara," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Resman Saragih mengungkapkan tindak kekerasan pada anak, di lingkungan sekolah dapat saja dilakukan oleh pegawai, guru serta siswa itu sendiri.

Oleh karenanya dibutuhkan seminar dan sosialisasi untuk bisa menguatkan hati para guru-guru dalam mendidik anak di sekolah.

"Seminar ini bisa memberikan sosialisasi terhadap para pengajar di Kabupaten Simalungun sehingga tercipta sekolah ramah dan peduli anak," timpalnya.
(sms)
Berita Terkait
Bupati Simalungun JR...
Bupati Simalungun JR Saragih Berharap Pelaku Pembuangan Bayi Segera Tertangkap
Dua Petugas Medis Simalungun...
Dua Petugas Medis Simalungun Positif Covid-19, Tetangga Rapid Test
Bupati JR Saragih Instruksikan...
Bupati JR Saragih Instruksikan Perangkat Desa Aktif Pantau Pendatang
Resmikan RS Darurat...
Resmikan RS Darurat Covid-19, Bupati JR Saragih Langgar Protokol
Dicueki Bupati Radiapoh,...
Dicueki Bupati Radiapoh, Penderita Tumor Mata Ini Dibantu JR Saragih
Politisi Nasdem Minta...
Politisi Nasdem Minta Pemenang Pilkada Simalungun Hargai Bupati JR Saragih
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
6 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
6 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
10 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved