Lewat Festival Sastra, Anas Dekatkan Sastra ke Anak Muda Banyuwangi

Minggu, 30 April 2017 - 15:02 WIB
Lewat Festival Sastra,...
Lewat Festival Sastra, Anas Dekatkan Sastra ke Anak Muda Banyuwangi
A A A
BANYUWANGI - Kabupaten Banyuwangi menggelar Festival Sastra yang berisi beragam acara, mulai lomba baca puisi, lomba bercerita, lomba penulisan cerita pendek (cerpen), hingga bedah buku. Acara yang dimulai pada Rabu 26 April 2017 itu ditutup dengan peluncuran antologi puisi dan cerpen terbaik para peserta yang diberi judul Jejak Rasa: The Sunrise of Java, Sabtu 29 April 2017 malam.

Ada 32 puisi dan 12 cerita pendek yang terpilih berdasarkan penilaian oleh dua sastrawan kenamaan, yaitu D. Zawawi Imron dan Hasan Aspahani. Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, Festival Sastra digelar agar generasi muda semakin mencintai sastra, dan pada gilirannya bisa membentuk karakter yang baik.

"Dengan model festival yang mengandung unsur kegembiraan, anak-anak muda tak lagi menganggap sastra sebagai sesuatu yang jauh dari jangkauannya, aneh, atau bahkan absurd. Festival mendekatkan sastra kepada anak muda," ungkapnya.

Dalam Festival Sastra, para guru bahasa dan sastra dilibatkan, termasuk mereka berdialog dengan para sastrawan terkemuka yang didatangkan oleh Pemkab Banyuwangi. "Dari pertemuan ini saya berharap para guru bisa mendapat inspirasi baru tentang bagaimana sastra dikenalkan dan mampu memperkaya khazanah pemikiran anak-anak muda Banyuwangi," ujar Anas.

Bupati menambahkan, Festival Sastra juga berperan meningkatkan budaya baca yang pada akhirnya mendorong anak muda untuk menulis. "Saya percaya segala hal bermula dari membaca. Penulis yang baik pada dasarnya adalah pembaca yang baik. Karena itulah, pemerintah daerah memfasilitasi penyelenggaraan Festival Sastra di Banyuwangi," kata Anas.

Hajatan Festival Sastra ini pun menuai apresiasi dari sejumlah kalangan. Penyair D. Zawawi Imron menilai Festival Sastra sebagai terobosan untuk menumbuhkan budaya baca dan cinta sastra ke kalangan anak muda. "Ini saya kira merupakan terobosan penting yang dilakukan Banyuwangi dalam mengembangkan sastra," ungkap Zawawi.

Pengembangan sastra, lanjut Zawawi, memiliki arti penting dalam membentuk karakter masyarakat yang lembut dan penuh kedamaian. Sastra tidak sekedar berbahasa yang baik dan benar, tapi juga harus indah. "Karena kedamaian itu harus menggunakan bahasa yang indah dan lembut," terangnya.

Penyair Hasan Aspahani yakin, dengan penyelenggaraan yang konsisten, maka akan terlahir sastrawan besar dari Banyuwangi. "Saya yakin jika acara ini digelar berturut-turut selama 10 tahun, pasti akan terlahir sastrawan-sastrawan hebat dari Banyuwangi," kata Hasan.

Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), Samsudin Adlawi, menambahkan, Festival Sastra merupakan medium penting untuk pengembangan sastra. "Kecintaan kepada sastra harus dihidupkan lagi di kalangan anak muda Banyuwangi, apalagi daerah ini memang kaya cerita rakyat," ujar lelaki yang dikenal sebagai penyair ini.
(wib)
Berita Terkait
Webinar Bulan Bung Karno,...
Webinar Bulan Bung Karno, Bupati Banyuwangi Cerita Peran Budaya Lokal
Banyuwangi Role Model...
Banyuwangi Role Model Memaksimalkan Kelemahan Jadi Keuntungan
2 Pekerja Perkebunan...
2 Pekerja Perkebunan di Banyuwangi Diserang OTK, Polisi Kantongi Identitas Pelaku
Banyuwangi Bikin Kalender...
Banyuwangi Bikin Kalender Wisata Berkonsep Hybrid Pertama di Indonesia
Sandiaga Uno Puji Event...
Sandiaga Uno Puji Event Banyuwangi Festival 2021 Berkonsep Hybrid
14 Kantor Pemerintahan...
14 Kantor Pemerintahan di Banyuwangi Jadi Klaster Baru COVID-19
Berita Terkini
4 Jembatan Putus Akibat...
4 Jembatan Putus Akibat Banjir di Aceh Utara, BNPB: Anomali Cuaca di Tengah Kemarau
51 menit yang lalu
Festival Kali Pasir...
Festival Kali Pasir 2026 Sukses Sedot Animo Ribuan Pengunjung
1 jam yang lalu
1 Orang Tewas dan 1...
1 Orang Tewas dan 1 Kritis Akibat Bentrokan di Jalan Tambak Menteng
1 jam yang lalu
Jambore Relawan NU Peduli...
Jambore Relawan NU Peduli se-Jateng, Gus Rozin Dorong Kesiapsiagaan Hadapi Bencana
1 jam yang lalu
Mencekam, 1 Orang Terkapar...
Mencekam, 1 Orang Terkapar Akibat Bentrokan Antarwarga di Jalan Tambak Menteng
2 jam yang lalu
Kemarau Meluas, BNPB...
Kemarau Meluas, BNPB Catat Karhutla Melanda 4 Daerah di Jawa Timur
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved