Gugatan Ditolak MK, Rentetan Kekalahan PDIP-Nasdem Bertambah

Rabu, 26 April 2017 - 15:21 WIB
Gugatan Ditolak MK,...
Gugatan Ditolak MK, Rentetan Kekalahan PDIP-Nasdem Bertambah
A A A
JAKARTA - Duet Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasdem kembali harus gigit jari. Upaya menggugat hasil pemilihan kepala daerah (pilkada) Yogyakarta 2017 kandas setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh permohonan yang diajukan pasangan Imam Priyono-Achmad Fadli karena dianggap tidak beralasan menurut hukum.

"Menolak seluruh permohonan. Empat eksepsi pemohon tidak beralasan menurut hukum," ucap Ketua MK Arief Hidayat di Ruang Sidang Utama MK, Jakarta, Rabu (26/4/2017).

Dalam permohonannya, pasangan nomor urut 1 mendalilkan adanya pelanggaran berupa hilangnya hak pilih 967 warga meskipun masuk DPT. Selain itu mereka juga menyampaikan data pemilih tambahan yang melebihi jumlah surat keterangan yang ditetapkan oleh dukcapil serta suara sah dinyatakan menjadi surat suara tidak sah di sejumlah TPS.

"Dalil pemohon tidak terbukti dan tidak beralasan menurut hukum untuk seluruhnya," kata Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna.

Dalam pertimbangan hukumnya, I Dewa Gede Palguna juga mengatakan bahwa tuduhan adanya keterlibatan apartur sipil negara (ASN) dalam tahapan pilkada tidak terbukti. Meskipun ada fakta ajakan dukungan yang dilakukan oleh Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta untuk mendukung pemohon namun tidak hal itu bukan atas keinginan dari yang bersangkutan.

"Kalau ada ketidaknetralan ASN maka harusnya diproses melalui aturan hukum dan bukan dipengaruhi oleh keputusan Mahkamah. Dan, Mahkamah tidak melihat adanya hubungan kausalitas antara keterlibatan ASN itu dengan komposisi perolehan suara pemohon," kata Palguna.

Seperti diketahui, duet partai pengusung pemerintah ini kandas di sejumlah pilkada. Terakhir mereka harus gigit jari setelah di putaran kedua Pilkada DKI Jakarta pasangan Anies-Sandi mengungguli pasangan Basuki-Djarot. Hal yang sama juga terjadi di Pilkada Banten. Pasangan yang mereka usung, Rano-Embay harus mengakui keunggulan pasangan Wahidin-Andika.
(zik)
Berita Terkait
Tiga Daerah di Yogyakarta...
Tiga Daerah di Yogyakarta Siap Gelar Pilkada Desember
Tolak Revisi UU Pilkada,...
Tolak Revisi UU Pilkada, Ribuan Massa Demo DPRD Yogyakarta
Pilkada Serentak di...
Pilkada Serentak di Yogyakarta, Polisi Petakan 27 TPS Rawan
Golkar Usung Kader Muhammadiyah...
Golkar Usung Kader Muhammadiyah Afnan Hadikusumo di Pilkada Yogyakarta 2024
Ditemani Cucu HB VIII,...
Ditemani Cucu HB VIII, Cabup Sunaryanto Ziarah ke Makam Raja-raja Mataram
KPU DIY Pastikan Pilkada...
KPU DIY Pastikan Pilkada di 5 Kabupaten/Kota Tak ada Calon Perseorangan
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
7 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
7 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved