Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Intimidasi di Pilgub DKI
Selasa, 18 April 2017 - 22:10 WIB
Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Intimidasi di Pilgub DKI
A
A
A
SERANG - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Boy Rafly Amar mengaku, akan mengambil tindakan tegas kepada siapapun yang akan mengganggu pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta yang akan digelar Rabu 19 April 2017 besok.
"Kalau tujuannya menganggu kegiatan pilkada. Apalagi sifatnya mengganggu keamanan. Mau tidak mau petugas kita mengeleminir tindakan yang meresahkan masyarakat," kata Boy di Serang, Banten, Selasa (18/4/2017).
Mantan Kapolda Banten itu juga menegasakan, siapapun yang sudah melakukan tindak pidana maka akan ditindak tegas berupa hukuman yang berlaku dan tak segan-segan personel kepolisian meringkusnya.
"60-an ribu (personel polisi) termasuk sama TNI. Sudah ada di pinggiran, level kecamatan, level TPS, TPS sudah pasti setiap TPS. Ada kepolisian ada TNI," katanya.
Pihaknya, berharap pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta berjalan aman, lancar, sukses dan damai. Sehingga terpilih pemimpin yang diharapkan.
"Tugas kita kan mengamankan agar masyarakat DKI tenang, bisa memilih tanpa ada intimidasi. Tekanan, ada gangguan apapun lah. Itu tugas kita pokoknya. Terhadap siapapun yang mengaggu," tegas Boy.
"Kalau tujuannya menganggu kegiatan pilkada. Apalagi sifatnya mengganggu keamanan. Mau tidak mau petugas kita mengeleminir tindakan yang meresahkan masyarakat," kata Boy di Serang, Banten, Selasa (18/4/2017).
Mantan Kapolda Banten itu juga menegasakan, siapapun yang sudah melakukan tindak pidana maka akan ditindak tegas berupa hukuman yang berlaku dan tak segan-segan personel kepolisian meringkusnya.
"60-an ribu (personel polisi) termasuk sama TNI. Sudah ada di pinggiran, level kecamatan, level TPS, TPS sudah pasti setiap TPS. Ada kepolisian ada TNI," katanya.
Pihaknya, berharap pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta berjalan aman, lancar, sukses dan damai. Sehingga terpilih pemimpin yang diharapkan.
"Tugas kita kan mengamankan agar masyarakat DKI tenang, bisa memilih tanpa ada intimidasi. Tekanan, ada gangguan apapun lah. Itu tugas kita pokoknya. Terhadap siapapun yang mengaggu," tegas Boy.
(mhd)