Enam Petugas Imigrasi Cilacap Kena OTT Saber Pungli

Jum'at, 14 April 2017 - 15:09 WIB
Enam Petugas Imigrasi...
Enam Petugas Imigrasi Cilacap Kena OTT Saber Pungli
A A A
CILACAP - Enam pegawai Kantor Imigrasi Kelas II Cilacap terkena operasi tangkap tangan (OTT) tim saber pungli gabungan Polres Kebumen dan Polda Jateng. Mereka ditangkap saat hendak memeras seorang warga negara China.

"Barang bukti uang tunai Rp67,2juta, sebuah tas cangklong merek gravikal, dan satu unit mobil HRV warna hitam," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Lukas Akbar, Jumat (14/4/2017).

Lukas mengatakan penangkapan dilakukan pada Rabu (12/4/2017) sekitar pukul 21.30 WIB di Restoran Candisari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen. Penangkapan dilakukan tim gabungan Unit Tipikor, Reserse Mobile, dan Intelijen Polres Kebumen. Awalnya ada pelapor mengetahui penangkapan WNA China yang sedang transaksi biji jenetri oleh petugas Imigrasi. Selanjutnya paspor diminta untuk diamankan.

Berawal dari penangkapan dan mengamankan paspor itu muncul upaya damai dengan syarat memberikan sejumlah uang, maka paspor akan dikembalikan. Menindaklanjuti informasi itu, tim bergerak cepat dan akhirnya melakukan OTT kepada para PNS Imigrasi Cilacap tersebut.

Empat petugas yang ditangkap berinisial AF, RDG, MW dan HR. Sementara ada 2 petugas yang statusnya saksi di TKP, yakni S dan AW. Mereka semua PNS Kantor Imigrasi Cilacap.

"Setelah dilakukan pemeriksaan intensif hasil gelar perkara, hanya dua orang yang berstatus saksi yakni S dan AW. Selanjutnya kepada empat pegawai imigrasi tersebut dilakukan penyidikan oleh penyidik Polres Kebumen," tambah Lukas Akbar.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Tengah, Bambang Sumardiono, membenarkan adanya pegawai imigrasi Cilacap yang ditangkap di Kebumen.

“Seharusnya, sesuai SOP dibawa ke kantor (setelah ditangkap karena pelanggaran keimigrasian). Tapi ini kok dibelokkan, ini saya belum tahu kenapa karena belum mendapat laporan detil,” katanya.

Berkaitan dengan petugas yang kena OTT itu, Bambang mengatakan akan ada tindakan tegas. Pemberantasan ini, sebut Bambang, sebagai komitmen nasional, bukan hanya komitmen kementerian.
(wib)
Berita Terkait
Komisi B DPRD Kobar...
Komisi B DPRD Kobar Tinjau Pasar Indrasari Terkait Pungli terhadap Pedagang
Viral Aksi Pungli Remaja...
Viral Aksi Pungli Remaja di Kemayoran, Kini Lokasi Dijaga Ketat Dishub
Viral SMA Negeri di...
Viral SMA Negeri di Denpasar Bali Pungut Uang Pengadaan AC Rp1,5 Juta
Deretan Korban Pungutan...
Deretan Korban Pungutan Liar Rumah Tahanan KPK
Warga Harap Oknum Lurah...
Warga Harap Oknum Lurah Terlibat Kasus Pungli Segera Divonis
Pelindo III Siap Tindak...
Pelindo III Siap Tindak Tegas Pelaku Pungutan Liar
Berita Terkini
Sambut HUT Jakarta,...
Sambut HUT Jakarta, Ratusan Sispala Ikuti Lomba Dayung di BKT Jaktim
14 menit yang lalu
MNC University Bersama...
MNC University Bersama MNC Peduli Salurkan 2 Ton Beras untuk Warga Kelurahan Kebon Sirih
38 menit yang lalu
Gelar Nikah Massal,...
Gelar Nikah Massal, PGN Bantu Masyarakat Peroleh Kepastian Hukum Pernikahan
1 jam yang lalu
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
14 jam yang lalu
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
15 jam yang lalu
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
15 jam yang lalu
Infografis
Gaji Ojol Dikaji Kemungkinan...
Gaji Ojol Dikaji Kemungkinan Bakal Kena Dipotong Tapera
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved