Ribuan Ruang Kelas Sekolah di Bekasi Rusak

Senin, 03 April 2017 - 18:00 WIB
Ribuan Ruang Kelas Sekolah...
Ribuan Ruang Kelas Sekolah di Bekasi Rusak
A A A
BEKASI - Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi mengklasifikasikan ribuan ruang kelas di wilayahnya dalam kondisi rusak sedang dan berat. Dari ribuan ruang kelas sekolah yang rusak berat tersebut didominasi berada di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Setelah kami data semua sekolah, ternyata hampir ribuan ruang kelas SD dan SMP dalam kondisi rusak sedang dan berat, fenomena kerusakan itu terjadi hampir di 23 Kecamatan," ujar Kepala Dinas Kependidikan Kabupaten Bekasi, M A Supratman, Senin (3/4/2017).

Walaupun rusak, kata dia, kelas tersebut masih digunakan untuk proses belajar mengajar. Kondisi kelas rusak ringan untuk jenjang sekolah dasar ada sekitar 3978 kelas, rusak sedang 457 ruang, dan rusak berat sekitar 362 kelas.

"Untuk ruang kelas rusak sedang terbanyak berada di Tambun Selatan 55 kelas, dan rusak berat di Cikarang Utara 39 kelas," katanya.

Sedang untuk jenjang SMP, ruang kelas rusak itu terdata rusak ringan sebanyak 5.708 kelas, rusak sedang 534, dan rusak berat sebanyak 481 kelas. Sementara ruang kelas dalam kondisi baik dan layak sebanyak 3.198 kelas.

"Data ruang kelas rusak dari tingkat SD hingga SMP itu tercatat hingga Maret lalu," ungkapnya.

Supratman menjelaskan, ruang kelas yang rusak tersebut akibat banyak faktor, mulai dari sekolah yang sudah tua. Selain itu, ada sebagian sekolah yang tergerus akibat banjir yang menerjang wilayah Kabupaten Bekasi.

"Bangunan sekolah itu ada yang dibangun tahun 1980, dan belum pernah direhab total, melainakn hanya rehab kecil saja pada bagian tertentu," jelasnya.

Saat ini, kata dia, Dinas Pendidikan sudah mengusulkan perbaikan ruang kelas tersebut pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2017.

Untuk tekhnis perbaikanya, lanjut dia, kewenangan perbaikan ruang kelas tersebut ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR). Hanya saja, intansinya hanya mengusulkan, mana saja yang menjadi prioritas untuk segera diperbaiki. Karena, untuk memperbaiki secara keseluruhan membutuhkan anggaran besar.

Supratman menambahkan, intansi masih fokus terhadap infrastruktur sekolah di wilayahnya yang kebanjiran bila hujan turun. Bahkan, sekolah yang kebanjiran tersebut mencapai puluhan sekolah. Ditahun ini, pihaknya ingin memberikan fasilitas ruang kelas aman dan nyaman bagi siswa.

Apabila dibiarkan maka dikhawatirkan bisa menganggu kegiatan belajar mengajar. Untuk itu, pihaknya masih koordinasi dengan intansi terkait dan pemerintah pusat membantu perbaikan sekolah rusak di Bekasi. "Selain dari anggaran daerah, perbaikan juga harus dibantu oleh pemerintah pusat," tegasnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi, Adang Sutrisno mengatakan, perbaikan ruang kelas dan prasarana sekolah dianggarkan kurang lebih Rp 400 miliar ditahun ini.

"Anggaran sebesar itu untuk perbaikan ruang kelas, maupun pengadaan meubeler sekolah," katanya.

Rencananya, kata dia, perbaikan akan mulai dilaksanakan pada Mei mendatang. Saat ini, pihaknya masih melakukan tahapan pelelangan untuk perbaikan prasarana sekolah dan infrastruktur lainya. Sementara perbaikan sekolah tersebut memang dilakukan secara bertahap. "Perbaikan dilakukan bertahap," ujarnya.

Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Sunandar menegaskan, persoalan infrastruktur pendidikan memang sudah harus dijadikan prioritas oleh pemerintah daerah.

"Karena kebutuhanya sangat mendesak, selain untuk kebutuhan infrastruktur jalan, pendidikan juga harus diprioritaskan," tegasnya.

Setiap tahun, kata dia, alokasi pendidikan memang dialokasikan besar dengan porsi kedua dari APBD. Namun, kondisi keterbatasan anggaran dan jumlah sekolah rusak yang banyak, perbaikan sarana dan prasarana pendukungnya harus dilakukan secara bertahap. "Kondisi sekolah di Bekasi sangat memprihatinkan," ujarnya.
(mhd)
Berita Terkait
Miris, 993 Gedung Sekolah...
Miris, 993 Gedung Sekolah di Lebak Banten Rusak Berat dan 3 di Antaranya Roboh
Tembok Roboh Timpa SMPN...
Tembok Roboh Timpa SMPN 182 Jakarta, Polisi: Pemilik Bangunan Bersedia Memperbaiki
2 Rumah Warga Pangkalpinang...
2 Rumah Warga Pangkalpinang Rusak Tertimpa Reruntuhan Gudang Tua
Bangunan Tak Layak,...
Bangunan Tak Layak, Sekolah di Karawang Kembali Roboh
Bangunan SMK 1 Cileungsi...
Bangunan SMK 1 Cileungsi Bogor Ambruk, 31 Siswa Dievakuasi ke Rumah Sakit
Bangunan Sekolah 3 Lantai...
Bangunan Sekolah 3 Lantai di Palembang Ambruk, Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan
Berita Terkini
Peringati Hari Lingkungan...
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sentul City Tanam 3.850 Pohon
5 jam yang lalu
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
5 jam yang lalu
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan SK Hutan Adat Jambi hingga Bali Seluas 1.175 Hektare
7 jam yang lalu
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
7 jam yang lalu
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
9 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved