Diisukan Culik Anak, Wanita Gangguan Jiwa Nyaris Dimassa
Kamis, 30 Maret 2017 - 08:13 WIB
Diisukan Culik Anak, Wanita Gangguan Jiwa Nyaris Dimassa
A
A
A
DEMAK - Seorang wanita yang diduga menderita gangguan jiwa dikepung warga setelah beredar isu bakal menculik anak di Demak Jawa Tengah. Polisi harus mengevakuasi perempuan tanpa identitas itu sebelum menjadi bulan-bulanan massa.
Peristiwa itu bermula saat Aini Nurjanah (17) warga Desa Mandung RT 5/1 Kecamatan Wedung, Demak, sedang berdiri sendirian di tepi jalan tak jauh dari rumahnya. Tak berselang lama seorang perempuan tak dikenal mendekatinya sambil tertawa dan berujar "Yuk ikut aku."
Perkataan perempuan itu membuat Aini ketakutan dan bergegas lari untuk memberi tahu warga tentang kejadian yang baru dialami.
Dengan cepat kabar itu beredar hingga banyak warga berdatangan ke lokasi. Apalagi, akhir-akhir ini marak isu penculikan anak yang meresahkan masyarakat.
"Kejadiannya malam tadi, yakni ditemukan seorang perempuan yang diduga orang 44 (bergangguan jiwa) di Desa Mandung. Dia dicurigai sebagai pelaku penculik anak selanjutnya orang tersebut diamankan ke Kantor Balai Desa Mandung," kata Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan, Kamis (30/3/2017).
Meski pelaku sudah dibawa ke Kantor Balai Desa Mandung, warga yang berdatangan makin banyak dan masih melakukan pengepungan. Untuk mengantisipasi aksi massa, kepala desa setempat menghubungi polisi agar mengamankan pelaku.
"Karena banyaknya massa selanjutnya orang tersebut diamankan ke Mapolsek Wedung. Kami juga memberi arahan kepada massa bahwa orang tersebut stres. Kemudian langkah selanjutnya, pagi ini akan kamu serahkan kepada Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak," tambahnya.
Polisi mengimbau warga untuk tidak mudah percaya dengan maraknya isu penculikan anak. "Kepada masyarakat lainnya diimbau tidak mudah terpancing isu hoax tentang penculikan anak," tandasnya.
Peristiwa itu bermula saat Aini Nurjanah (17) warga Desa Mandung RT 5/1 Kecamatan Wedung, Demak, sedang berdiri sendirian di tepi jalan tak jauh dari rumahnya. Tak berselang lama seorang perempuan tak dikenal mendekatinya sambil tertawa dan berujar "Yuk ikut aku."
Perkataan perempuan itu membuat Aini ketakutan dan bergegas lari untuk memberi tahu warga tentang kejadian yang baru dialami.
Dengan cepat kabar itu beredar hingga banyak warga berdatangan ke lokasi. Apalagi, akhir-akhir ini marak isu penculikan anak yang meresahkan masyarakat.
"Kejadiannya malam tadi, yakni ditemukan seorang perempuan yang diduga orang 44 (bergangguan jiwa) di Desa Mandung. Dia dicurigai sebagai pelaku penculik anak selanjutnya orang tersebut diamankan ke Kantor Balai Desa Mandung," kata Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan, Kamis (30/3/2017).
Meski pelaku sudah dibawa ke Kantor Balai Desa Mandung, warga yang berdatangan makin banyak dan masih melakukan pengepungan. Untuk mengantisipasi aksi massa, kepala desa setempat menghubungi polisi agar mengamankan pelaku.
"Karena banyaknya massa selanjutnya orang tersebut diamankan ke Mapolsek Wedung. Kami juga memberi arahan kepada massa bahwa orang tersebut stres. Kemudian langkah selanjutnya, pagi ini akan kamu serahkan kepada Dinas Sosial P2PA Kabupaten Demak," tambahnya.
Polisi mengimbau warga untuk tidak mudah percaya dengan maraknya isu penculikan anak. "Kepada masyarakat lainnya diimbau tidak mudah terpancing isu hoax tentang penculikan anak," tandasnya.
(nag)