929 TPS Rawan Kecurangan, Politik Uang Masih Dominasi di Bekasi

Selasa, 14 Februari 2017 - 16:30 WIB
929 TPS Rawan Kecurangan,...
929 TPS Rawan Kecurangan, Politik Uang Masih Dominasi di Bekasi
A A A
BEKASI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi menyatakan, Tempat Pemungutan Suara menjadi lokasi paling rawan terjadinya pelanggaran. Potensi berlangsungnya kecurangan di TPS tinggi dan dapat berpengaruh pada perolehan suara pasangan calon.

”Paling rawan tingkat kecurangan di pilkada bupati dan wakil bupati Bekasi 2017 itu terjadi di lokasi TPS,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi, Akbar Khadafi.

Menurut dia, dari TPS tersebut, kecurangan bisa terjadi saat proses pungut hitung suara ataupun terjadinya money politik.

Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Panwaslu, kata dia, dari 3.958 TPS sebanyak 929 TPS di antaranya dinyatakan rawan kecurangan. Kerawanan pelanggaran di TPS tersebut terbagi dalam lima aspek, mulai dari politik uang hingga profesionalisme penyelenggara pemilu.

Aspek pertama, terkait data pemilih dan penggunaan hak pilih (215 TPS), aspek kedua menyangkut ketersediaan dan distribusi politik (193 TPS), aspek ketiga berkenaan dengan money politik (395 TPS).”Tingkat kecurangan itu sudah kami petakan,” katanya.

Kemudian, kata dia, aspek keempat tentang keterlibatan aparatur sipil negara dan penyelenggara pemilu (118 TPS), aspek kelima terdiri dari kepatuhan prosedur penghitungan suara dan profesionalisme penyelenggara (18 TPS).

Di Kabupaten Bekasi, Akbar mengakui, kebanyakan kerawanan pelanggaran di TPS berbentuk politik uang.”Politik uang masih dominasi di Bekasi, dan mencapai 40 persen dari seluruh TPS yang kami indikasikan rawan pelanggaran dalam Pilkada,” ungkapnya.

Dari hasil pemetaan tersebut, mayoritas TPS rawan politik uang berada di empat kecamatan, yaitu Cibarusah, Serangbaru, Cikarang Selatan, dan Cikarang Utara. Indikator tingginya kerawanan itu, salah satunya karena di banyak timses pasangan calon yang berdomisili di empat kecamatan itu.
(pur)
Berita Terkait
Doa Bersama Awali Heri...
Doa Bersama Awali Heri Koswara-Sholihin Jalani Debat Perdana Pilkada Kota Bekasi
Deklarasi Grib, Heri...
Deklarasi Grib, Heri Koswara Diangkat saat Nyanyikan Lagu Bongkar Iwan Fals
Survei Pilwalkot Bekasi...
Survei Pilwalkot Bekasi 2024 Versi LKPI: Kemal Hendrayadi-Sugiharto Unggul
200 Pendeta Deklarasi...
200 Pendeta Deklarasi Dukungan untuk Heri-Sholihin di Islamic Center Kota Bekasi
Dorongan Gani Muhamad...
Dorongan Gani Muhamad Jadi Bacalon Wali Kota Bekasi Menguat
Pilkada Kota Bekasi,...
Pilkada Kota Bekasi, Duet Tri Adhianto-Abdul Harris Janji Berdayakan Kalangan Muda
Berita Terkini
Ahli Sebut Penetapan...
Ahli Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Sah: Penuhi Syarat Minimal Dua Alat Bukti
11 jam yang lalu
BSU Lanjutkan Komitmen...
BSU Lanjutkan Komitmen Dukungan Pendidikan Anak di Tahun Ajaran Baru 2026
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Percepat...
Pemerintah Diminta Percepat Penanganan Pengungsi Konflik Papua dan Tindak Tegas KKB
11 jam yang lalu
Roy Suryo Bakal Ajukan...
Roy Suryo Bakal Ajukan Praperadilan Jilid III soal Penerapan Pasal 35 UU ITE
12 jam yang lalu
UNJ Dampingi Penguatan...
UNJ Dampingi Penguatan Kapasitas Guru PKBM Ghaisan Cendekia
12 jam yang lalu
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
12 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved