Bejat, Tukang Sampah Cabuli Siswi SD di Atas Kuburan

Jum'at, 10 Februari 2017 - 09:21 WIB
Bejat, Tukang Sampah...
Bejat, Tukang Sampah Cabuli Siswi SD di Atas Kuburan
A A A
PALEMBANG - MT (11), bocah yang masih duduk di bangku SD ini harus mengalami trauma berat lantaran diduga telah menjadi korban pencabulan oleh tukang sampah berinisial M, di kawasan tanah pemakaman Kecamatan Ilir Timur 1, Palembang.

Ironisnya, aksi pencabulan itu diketahui sudah terjadi sedikitnya tiga kali. Aib itu terkuak setelah YL, ibu korban yang melaporkan kejadian itu ke Polresta Palembang, Jumat (10/2/2017).

Dalam laporannya, YL mengaku kejadian itu baru diketahuinya Rabu (8/2/2017) petang. Ketika itu, korban yang hendak buang air kecil menangis karena mengeluhkan sakit di daerah kemaluannya.

Namun, awalnya YL mengira sakit di kemaluan korban merupakan hal biasa, sehingga dirinya tak menaruh curiga sedikit pun.

Hanya saja, kecurigaan YL muncul ketika melihat ada darah yang keluar kemaluan anaknya. Khawatir dengan hal itu, YL akhirnya memeriksakan kondisi korban ke rumah sakit yang tak jauh di kawasan Kecamatan Ilir Timur (IT) 1, Palembang.

"Tidak ada terfikir jika anak saya sudah begitu (dicabuli). Saya baru tahu setelah saya periksakan ke dokter," kata YL yang berprofesi sebagai penyapu jalan ini.

Mengetahui hal tersebut, YL pun lantas membujuk anaknya agar menceritakan kejadian yang sebenarnya. Namun, korban saat itu sempat bungkam sebelum akhirnya korban MT mengakui jika M sudah mencabulinya.

"Awalnya, anak saya tidak mau cerita. Setelah saya bujuk, anak saya bilang jika pelaku (M) sudah memasukkan jarinya ke kemaluan anak saya. Anak saya mengaku sudah tiga kali dicabuli dengan cara begitu dan kejadiannya di tempat pemakaman itu," terangnya.

YL berharap, laporannya tersebut segera diproses oleh kepolisian. Terlebih, saat ini masa depan anaknya terancam suram akibat perbuatan pelaku.

"Saya juga mengenal pelaku itu. Karena pelaku itu kerja mengambil sampah di daerah kami. Jelas saya tidak terima. Masa depan anak saya bagaimana. Saya harap polisi secepatnya tangkap pelaku," tuturnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede mengatakan, laporan korban akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satteskrim Polresta Palembang.

Saat ini, polisi masih menggali keterangan korban, termasuk juga mengarahkan korban untuk melakukan visum. "Kita masih akan melihat hasil visumnya dulu. Setiap laporan pasti akan kita proses," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
36 menit yang lalu
Raih Penghargaan Kemendagri,...
Raih Penghargaan Kemendagri, Gubernur Khofifah: Hasil Sinergi Semua Elemen
45 menit yang lalu
Ingatkan Klub Malam...
Ingatkan Klub Malam Proaktif Lapor Polisi Jika Temui Narkoba Vape, Sahroni: Laporkan atau Ditutup!
1 jam yang lalu
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
2 jam yang lalu
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
4 jam yang lalu
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved