Kerap Ganggu Orang, Ujang Dipasung Pakai Rantai

Minggu, 05 Februari 2017 - 14:25 WIB
Kerap Ganggu Orang,...
Kerap Ganggu Orang, Ujang Dipasung Pakai Rantai
A A A
JAKARTA - Kasus pemasungan kembali terjadi di Karawang, Jawa Barat. Kali ini dialami Ujang (25), warga Dusun Kertajaya Desa Balonggandu Kecamatan Jatisari yang dipasung orang tuanya selama 14 tahun.

Ujang dipasung dengan cara kakinya diikat rantai oleh orang tuanya. Alasan pemasungan karena Ujang menderita gangguan jiwa.

Menurut ibunya, Ade, anaknya terpaksa dirantai, karena sering berulah dan sempat beberapa kali kabur dari rumah. Dia menyebutkan, anaknya ini sudah dirantai selama 14 tahun. Sebab keluarga tidak memiliki biaya untuk mengobati sakit jiwa anaknya itu.

"Kami belum pernah membawa dia berobat, karena tidak punya biaya," kata Ade di Karawang, Minggu (5/2/2017).

Meski lama menderita sakit jiwa dan dirantai, pihak keluarga mengaku belum mendapat bantuan pengobatan dari pemerintah dan pihak manapun. "Kami memang sangat berharap anak saya bisa sembuh," katanya.

Menurut Ade, anaknya diketahui menderita gangguan jiwa ketika berusia 11 tahun. Saat itu anaknya sering mengamuk dan menyerang orang lain. Selain itu, Ujang sering kabur dari rumah dan mengganggu orang lain.

"Kita kewalahan mengurusnya karena dia sering bikin ulah. Makanya daripada repot kita pasung aja," katanya.

Ade mengaku, selama dipasung pihak keluarga berupaya untuk memberikan pengobatan. Namun karena faktor keuangan akhirnya hingga saat ini Ujang belum bisa diobati.

"Kita tidak punya uang untuk berobat, malah buat makan sehari- hari kita juga susah," kata Ade.

Sementara itu, Wakil Bupati Karawang, Jimmy Ahmad Zamaksari meminta, agar kepala desa dan camat setempat segera melakukan tindakan untuk menghentikan pemasungan dan membawa Ujang berobat.

"Saya sudah minta camat dan kades segera turun tangan. Sekali lagi saya katakan tidak boleh ada pemasungan di Karawang," kata Jimmy.

Jimmy mengaku, pemerintah akan membantu biaya pengobatan jika memang keluarga Ujang tidak punya biaya untuk berobat. Dia minta agar Kades dan camat setempat pro aktif membantu Ujang hingga sembuh.

"Kalau soal biaya pengobatan akan kita bantu. Jangan sampai masalah kemanusian dikesampingkan," katanya.
(mhd)
Berita Terkait
Terkendala Biaya untuk...
Terkendala Biaya untuk Berobat, Kakek Penderita Gangguan Jiwa Ini Terpaksa Dipasung Keluarga
Melawan saat Ditangkap,...
Melawan saat Ditangkap, ODGJ Pelaku Pembunuhan di Sikka Tewas Ditembak
Kesal Ditegur, Orang...
Kesal Ditegur, Orang Dengan Gangguan Jiwa Acungkan Pisau ke Pemotor di Tangsel
Suami Idap Gangguan...
Suami Idap Gangguan Jiwa, Atik Berjibaku Hidupi 3 Anaknya
Ngamuk di Tengah Jalan...
Ngamuk di Tengah Jalan Sambil Bawa Sabit, Pria Ini Gemparkan Warga Banyumas
ODGJ di Sikka Tebas...
ODGJ di Sikka Tebas Warga dengan Golok, 2 Meninggal dan 3 Lainnya Luka Berat
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
50 menit yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
2 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
2 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
4 jam yang lalu
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved