Pergoki Kapal Pengangkut Monza, Petugas Bea Cukai Diserang 50 ABK dengan Molotov

Sabtu, 28 Januari 2017 - 20:15 WIB
Pergoki Kapal Pengangkut...
Pergoki Kapal Pengangkut Monza, Petugas Bea Cukai Diserang 50 ABK dengan Molotov
A A A
MEDAN - Petugas Bea Cukai Sumatera Utara (Sumut) diserang dengan bom molotov oleh 50 anak buah kapal (ABK) dari atas kapal motor (KM) Nur Aflah di perairan Tanjung Jumpul, Asahan, Sabtu (28/1) pukul 03.30 WIB. Petugas Bea Cukai diserang saat memergoki KM Nur Aflah yang diduga membawa 700 bal (karung) pakaian bekas (monza) dari Malaysia.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan (Kabid P2) Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sumut, Rizal, mengungkapkan, kejadian tersebut berawal saat Kapal BC 10002 Tanjung Balai Karimun sedang patroli rutin di perairan Tanjung Jumpul Asahan. Pada koordinat 03-10-18 U/99-58-24 T, patroli Bea Cukai memergoki KM Nur Aflah GT 22 sarat muatan, diperkirakan mengangkut 700 karung pakaian bekas asal Malaysia serta ABK yang mencapai 50 orang.

Rizal menuturkan, ketika kapal patroli Bea Cukai mendekat, puluhan orang dari atas KM Nur Aflah menyerang dengan melemparkan bom molotov dan mercon. Petugas pun memilih menjauh dan tetap menjaga jarak dengan KM Nur Aflah.

Setelah bertahan selama 1,5 jam, petugas Bea Cukai berusaha mengamankan kapal. Namun, para ABK KM Nur Aflah membakar kapal berisi 700 karung monza dan kabur dengan melompat ke laut. "Semua ABK berhasil diamankan dinaikan ke kapal patroli. Sedangkan kapal dengan muatan sekitar 700 ballprees pakaian bekas hangus terbakar," kata Rizal.
Pergoki Kapal Pengangkut Monza, Petugas Bea Cukai Diserang 50 ABK dengan Molotov

Kapal Motor Nur Aflah yang mengangkut 700 bal pakaian bekas terbakar.Koran SINDO/Haris Dasril.

Sehari sebelumnya, Kapal Patroli Bea Cukai Sumut, VC 15031 juga menyita 570 karung pakaian bekas dari Malaysia di perairan Tanjung Jumpul Asahan, Jumat 27 Januari 2017. Sebanyak 7 ABK dan Kapal Motor (KM) Daun Mas GT 34 No 2040 PPB diamankan di Pangkalan Kanwil Bea Cukai Belawan.

Anggota Komisi E DPRD Sumut, Syamsul Qadri Marpaung mengapresiasi kinerja Bea Cukai Sumut. Dia berharap, pihak terkait meningkatkan koordinasi dengan Bea Cukai. "Kalau koordinasi baik, dengan mengelar operasi rutin bersama, penyergapan kemarin pasti bisa diatasi dan dihadapi," pungkasnya.
(wib)
Berita Terkait
Upaya Penyelundupan...
Upaya Penyelundupan Sabu Senilai Rp30 Juta dari Balik Jeruji Rutan Kebonwaru Terbongkar
Petugas Lapas Luwuk...
Petugas Lapas Luwuk Gagalkan Penyelundupan Paket Sabu
Penyelundupan Benih...
Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp7,5 Miliar Digagalkan KKP
Terlalu! Ibu Ini Ajak...
Terlalu! Ibu Ini Ajak Bayinya Selundupkan Sabu ke Lapas Lubuklinggau
Polres Tanjab Barat...
Polres Tanjab Barat Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi Senilai Rp3,9 Miliar
Ratusan Burung dan Kura-Kura...
Ratusan Burung dan Kura-Kura Asal Makassar Gagal Diselundupkan
Berita Terkini
13 Potongan Tubuh Ditemukan...
13 Potongan Tubuh Ditemukan di Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II
41 menit yang lalu
Ini Analisa BMKG Terkait...
Ini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar M5,4 di Sarmi Papua
1 jam yang lalu
Kebakaran Pasar Jiung...
Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran, 250 Bangunan Hangus dan 500 Jiwa Terdampak
2 jam yang lalu
Polisi Ungkap Modus...
Polisi Ungkap Modus Pasutri Pemilik WO Marwah: Gali Lubang Tutup Lubang
2 jam yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Luncurkan 1.300 Meter Abu Vulkanik
3 jam yang lalu
12 Rumah hingga Gereja...
12 Rumah hingga Gereja Rusak Akibat Ledakan Bom Peninggalan Perang Dunia II di Biak Numfor
3 jam yang lalu
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved