Polisi Hentikan Produksi Pupuk Ilegal di Karanganyar

Rabu, 18 Januari 2017 - 16:11 WIB
Polisi Hentikan Produksi...
Polisi Hentikan Produksi Pupuk Ilegal di Karanganyar
A A A
KARANGANYAR - Polres Karanganyar menghentikan produksi pabrik pupuk organik ilegal di Dukuh Celengan, Desa Mojoroto, Kecamatan Mojogedang, Kabupaten Karanganyar. Pemilik pabrik, Suwarno, diamankan dan sejumlah peralatan yang digunakan untuk produksi disita.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pabrik pupuk ilegal tersebut sudah beroperasi sejak awal 2016. Pemilik pabrik sengaja memproduksi pupuk organik jenis NKCL di Mojogedang tanpa mengurus perizinan terlebih dahulu.

“Pupuk yang dibuat tersangka itu asli dan tidak ada indikasi memalsukan pupuk merek tertentu. Namun, cara yang dilakukan salah, karena tidak memiliki izin,” sebut Kapolres, Rabu (18/1/2017).

Proses pembuatan dilakukan menggunakan peralatan semi modern, seperti mesin penghalus, mesin pencampur dan mesin jahit untuk karung. Bahan pembuatan pupuk tersebut berupa garam grosok dan Kapur Dolmit serta sejumlah bahan-bahan lainnya.

Produksi pupuk tersebut dijual ke sejumlah pengecer di wilayah Karanganyar dan sekitarnya seharga Rp80.000 untuk satu sak ukuran 50 kilogram. Pabrik yang sudah beroperasi sekitar enam bulan, setiap hari memproduksi enam ton pupuk.

Kapolres menambahkan, pemilik pabrik melanggar Pasal 106 Jo Pasal 24 Ayat 1 Undang-Undang No 7/2014 tentang Perdagangan. Akibat perbuatannya, pemilik pabrik terancam dipenjara selama empat tahun dan denda sebanyak Rp10 miliar.

“Dia (pemilik pabrik) sebenarnya bukan warga Karanganyar, melainkan warga Raci, Kecamatan Batangan Pati. Di Mojogedang hanya memproduksi pupuk tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, Suwarno mengaku, belum mengurus izin produksi pupuk tersebut. Dia mengatakan, baru mencoba memproduksi pupuk untuk percobaan. Rencananya, setelah usahanya berjalan lancar baru mengurus izinnya.

“Saya memiliki keterampilan membuat pupuk dari tempat kerja lamanya yang ada di Pati. Setelah keluar, saya mencoba merintis sendiri usaha pembuatan pupuk di Karanganyar,” sebutnya.
(wib)
Berita Terkait
Setelah Beras Oplosan,...
Setelah Beras Oplosan, Pupuk Palsu Rugikan Petani Triliunan Rupiah
Gerebek Tempat Produksi...
Gerebek Tempat Produksi Pupuk Oplosan, Polisi Tangkap 3 Tersangka di Banyuasin
Polda Jateng Bongkar...
Polda Jateng Bongkar Gudang Gula Oplosan dan Ungkap Peredaran Pupuk Palsu
Sindikat Pupuk Oplosan...
Sindikat Pupuk Oplosan di Lampung Selatan Digulung Polisi, Pemilik Jadi Tersangka dan Ditahan
Wow! New York Legalkan...
Wow! New York Legalkan Mayat Manusia Diolah Jadi Pupuk
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
10 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
10 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
11 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
11 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
12 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
14 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved