Waspada! Jalur Pantura Surabaya-Probolinggo Rusak Berat

Selasa, 17 Januari 2017 - 14:13 WIB
Waspada! Jalur Pantura...
Waspada! Jalur Pantura Surabaya-Probolinggo Rusak Berat
A A A
PASURUAN - Para pengguna jalan yang melintas di jalur pantura Surabaya-Probolinggo hendaknya selalu waspada saat melintas di ruas jalan Bangil-Kraton. Jalan raya pos peninggalan Gubernur Jenderal Willem Daendels kondisinya semakin rusak berat pascaditerjang banjir sepekan terakhir.

Kerusakan jalan ini terjadi mulai ruas Pasar Mebel, Bukir, Kota Pasuruan hingga perlintasan kereta api di Latek, Bangil. Pada sejumlah badan jalan, terdapat lubang menganga dan bergelombang sepanjang 4 km.

Pada malam hari atau seusai turun hujan, jalan rusak ini tertutup air yang sangat membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor.

"Sudah cukup banyak pengendara sepeda motor yang terjatuh setelah terjebak di jalan berlubang. Masyarakat sudah sering protes ke Pemkot Pasuruan. Tapi karena jalan itu bukan kewenangan pemkot, sehingga terus dibiarkan saja," kata Winarto, warga Bukir, Kota Pasuruan, Senin (16/1/2017).

Menurutnya, kondisi jalan rusak pada ruas Bukir-Kraton-Bangil ini kerap terjadi sepanjang tahun. Perbaikan jalan yang lebih dominan tambal sulam, semakin cepat rusak karena menjadi tumpuan arus lalu lintas kendaraan bermuatan berat. Jalan semakin terkelupas karena tergerus air pada saat musim hujan tiba.

"Jalan pantura ini sudah langganan rusak. Pemerintah tidak cepat tanggap memperbaiki jalan rusak, padahal korban sudah banyak berjatuhan," kata Supardi, seorang warga Kraton.

Wakil Gubernur (Wagub) Jatim Saifullah Yusuf yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada ruas jalur pantura tersebut, meminta agar Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional segera melakukan perbaikan jalan-jalan yang rusak. Hal ini untuk mengantisipasi makin banyaknya korban berjatuhan saat melintasi jalan rusak tersebut.

Menurutnya, kerusakan jalan ini terjadi karena beberapa faktor, di antaranya, muatan berlebih kendaraan yang melintas, struktur jalan yang tidak seimbang, dan genangan air yang menggerus konstruksi badan jalan. Meski bukan kewenangan pemerintah daerah, pihaknya tidak akan tinggal diam.

Sementara itu, PPK Pemelihara Jalan Nasional (PJN) Purnyoto mengatakan, pada tahap awal, pihaknya akan melakukan perbaikan jalan rusak dengan sistem tambal sulam. Pada beberapa bagian badan jalan yang berlubang akan dilakukan penambalan dengan batu dan aspal.

"Jalan-jalan berlubang sudah mulai dilakukan penambalan. Sementara perbaikan jalan secara permanen telah dianggarkan pada tahun ini," kata Purnyoto.
(zik)
Berita Terkait
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Jalan Poros Antang Kian Memprihatinkan
Mirip Kubangan Kerbau,...
Mirip Kubangan Kerbau, Jalan Tani Raya Pringsewu Dikeluhkan Warga
Tak Kunjung Diperbaiki,...
Tak Kunjung Diperbaiki, Ruas Jalan Wajo-Bone Terancam Terputus
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Jalan Pematangsiantar Menuju Tapanuli Terancam Amblas
Warga Keluhkan Jalan...
Warga Keluhkan Jalan Penghubung Dua Desa di Lutra yang Rusak Parah
Usai Digenangi Banjir,...
Usai Digenangi Banjir, Jalan Trans Provinsi di Wajo Rusak Parah
Berita Terkini
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
25 menit yang lalu
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
37 menit yang lalu
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
39 menit yang lalu
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
1 jam yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
2 jam yang lalu
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
2 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved