Abah Endin, Peracik Miras Oplosan Maut Ternyata Juga Tewas

Senin, 09 Januari 2017 - 14:39 WIB
Abah Endin, Peracik...
Abah Endin, Peracik Miras Oplosan Maut Ternyata Juga Tewas
A A A
KARAWANG - Abah Endin (38) peracik miras oplosan maut yang menewaskan dua pelajar SMP di Karawang ternyata ikut tewas.

Sebelumnya, Abah Endin masuk dalam Daptar Pecarian Orang (DPO) polisi karena dianggap sebagai orang yang paling bertanggungjawab atas tewasnya tiga pelajar tersebut.

"Iya betul DPO kita sudah meninggal juga karena minuman itu dia meninggal di rumah temannya di Bogor Jumat ( 3/1/2017) lalu. Tapi dari hasil pemeriksaan kita minuman yang dikonsumsi bukan miras jenis ciu namun metanol," kata Kapolsek Kota Baru Ipda Asep Nugraha kepada Koran Sindo, Senin (9/1/2017).

Menurut Asep, berdasarkan keterangan saksi-saksi diketahui Abah Endin ikut meminum minuman Metanol yang dioplos dengan obat batuk itu.

Kemudian sebelum acara pesta miras itu selesai Abah Endin pamit pulang yang ternyata langsung pergi ke rumah temannya di Bogor. Di rumah temannya itu Abah Endin tewas akibat over dosis minuman.

"Kita dapat informasi dari pihak keluarga kalau Abah Endin tewas di Bogor. Mendapat informasi ini kita segera menindaklanjuti dan ternyata memang benar dia tewas," katanya.

Asep juga mengatakan jika para pelajar yang tewas tersebut merupakan siswa yang telah putus sekolah.

Saat pesta miras tersebut diketahui jenis minumannya merupakan metanol yang bisa dibeli di setiap toko kimia farma.

Polisi mengaku dengan tewasnya Abah Endin polisi sulit melakukan pengembangan kasus.

"Barang buktinya merupakan zat metanol yang di opolos, dan itu bisa dibeli dimana saja. Jadi kita kesulitan untuk menindaklanjuti," katanya.

Dengan meninggalnya Abah Endin, pihak kepolisian menyatakan menghentikan perkara ini dan dianggap selesai.

Alasannya selain karena Abah Endin sudah meninggal pihak keluarga korban juga sudah membuat pernyataan tidak akan meminta tanggung jawab terhadap siapa pun atas kejadian ini.

"Dengan adanya pernyataan ini kita dari kepolisian tidak bisa memaksa untuk melanjutkan dan menganggap ini sudah selesai," katanya.

Sebelumnya lima orang pelajar sMP ditemukan over dosis usai pesta miras di depan salah warung di Desa Pucung Kecamatan Kota Baru.

Dua orang tewas dan 3 orang lainnya dirawat di rumah sakit akibat pesta miras oplosan tersebut.
(nag)
Berita Terkait
Miras Oplosan Tewaskan...
Miras Oplosan Tewaskan Sembilan Orang di Jepara
Polisi Dalami Kasus...
Polisi Dalami Kasus Miras Oplosan yang Tewaskan Pemuda di Makassar
Miras Merk Internasional...
Miras Merk Internasional Ini Ternyata Racikan Pria Asal Karanganyar
Awas! Miras Oplosan...
Awas! Miras Oplosan Picu Kematian dan Risiko Kebutaan
Pabrik Miras Produksi...
Pabrik Miras Produksi Ribuan Liter Digerebek Polisi di Sebuah Kebun
Bukan Hand Sanitizer,...
Bukan Hand Sanitizer, Pemuda di Makassar Tewas karena Tenggak Miras Oplosan
Berita Terkini
Dukung KNMP, SPHC Dorong...
Dukung KNMP, SPHC Dorong Penguatan Kapasitas Nelayan di Kabupaten Pati
2 jam yang lalu
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
4 jam yang lalu
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
4 jam yang lalu
Unusa Gandeng Gapoktan...
Unusa Gandeng Gapoktan Tingkatkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Petani Tuban
5 jam yang lalu
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
7 jam yang lalu
Polisi Tembak Pelaku...
Polisi Tembak Pelaku Curanmor yang Melawan, Sahroni: Sudah Tepat dan Terukur!
7 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved