Kawal Sidang Ahok, GNPF-MUI Minta Massa Jaga Kebersihan

Selasa, 03 Januari 2017 - 10:56 WIB
Kawal Sidang Ahok, GNPF-MUI...
Kawal Sidang Ahok, GNPF-MUI Minta Massa Jaga Kebersihan
A A A
JAKARTA - GNPF-MUI meminta massa yang melakukan aksi demo di persidangan dugaan kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki T Purnama (Ahok) berlaku tertib dan tak membuang sampah sembarangan.

Anggota Tim Advokat GNPF-MUI Habib Novel Bamukmin mengatakan, dalam sidang keempat ini, GNPF-MUI mengerahkan 3.000 lebih massa untuk mengawal sidang Ahok. GNPF-MUI pun berpesan agar massa yang berorasi dan ikut mengawal itu untuk terus bersikap tertib dan selalu menjaga lingkungannya.

"Kami sudah minta sama teman-teman untuk tidak merusak taman dan tidak membuang sampah sembarangan," ujarnya di Gedung Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2017).

Berdasarkan pantauan, terdapat sejumlah orang dari GNPF MUI yang membawa kantong plastik besar memunguti sampah dan meminta massa untuk tidak membuang sampah sembarangan. Pesan itu juga disampaikan melalui mobil Komando di barisan GNPF-MUI yang tengah berorasi itu.

Massa GNPF-MUI itu pun masih terus berorasi dengan lantang di depan Gedung Kementan. Sedang massa pendukung Ahok tampak loyo. Mereka hanya duduk-duduk di pinggiran trotoar jalanan dan di pembatas jalur Transjakarta. Massa pun hanya sesekali saja berorasi di mobil Komando.

Kapolres Jakarta Selatan Kombes Pol Iwan Kurniawan pun turun langsung melakukan sterilisasi jalur busway. Massa dari kedua kubu itu diperintahkan untuk tak duduk sembarangan di jalur busway karena bisa mengganggu aktivitas bus Transjakarta.

"Mari kita jaga ketertiban. Sadarilah lokasi kegiatan ini terbatas jadi saya minta saudara-saudara berkumpul di tempat yang sudah ditentukan, di belakang mobil komando," katanya.

Adapun penyekatan yang dilakukan polisi diantara dua kubu itu untuk menghindari terjadinya konflik yang mungkin terjadi. Polisi pun selalu mengingatkan massa untuk tidak masuk ke kelompok lainnya. Sejauh ini, tak ada gesekan dari kedua belah massa yang hadir mengawal jalannya sidang Ahok itu.

"Di sana orasi, di sini orasi bisa menimbulkan situasi panas, disitu polisi dan masyarakat mengingatkan kelompoknya supaya tidak terprovokasi kelompok lain," katanya.

Dia menambahkan, sejauh massa berlaku tertib dalam menyampaikan aspirasinya itu, polisi pun tak akan melakukan pembubaran terhadap massa yang tengah berorasi itu.
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Lina Mukherjee...
Tangis Lina Mukherjee di Sidang Kasus Penistaan Agama
Panji Gumilang Jalani...
Panji Gumilang Jalani Sidang Perdana Kasus Penistaan Agama
Sidang Vonis Kasus Penistaan...
Sidang Vonis Kasus Penistaan Agama M Kace Dijaga Ketat Brimob
Hari Ini Roy Suryo Sidang...
Hari Ini Roy Suryo Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Roy Suryo Jalani Sidang...
Roy Suryo Jalani Sidang Perdana Kasus Dugaan Penistaan Agama
Pengunjung Teriak Takbir,...
Pengunjung Teriak Takbir, M Kace Pingsan saat Sidang Kasus Penistaan Agama
Berita Terkini
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
22 menit yang lalu
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
29 menit yang lalu
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
49 menit yang lalu
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
1 jam yang lalu
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
2 jam yang lalu
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
2 jam yang lalu
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved