Benda Mencurigakan Diduga Bom Gegerkan Warga Yogya

Selasa, 27 Desember 2016 - 14:06 WIB
Benda Mencurigakan Diduga...
Benda Mencurigakan Diduga Bom Gegerkan Warga Yogya
A A A
YOGYAKARTA - Warga di sekitar Jalan Bintaran, Mergangsan, Kota Yogyakarta, tepatnya disebelah timur Kantor Kadin DIY sempat gempar dengan tas mencurigakan yang tergeletak dipinggir jalan. Pasalnya, warga curig ada bom di dalam tas warna hitam yang tergelatak di atas pot bungga tersebut.

Bowo, tukang parkir di Superindo tak jauh dari lokasi melihat tas mencurigakan itu sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB. Dia tak berani mendekat dan hanya melihat dari jarak tak terlalu jauh.

Saat ada petugas kepolisian sedang mengambil uang di ATM tak jauh dari Superindo, dia memberitahukan tas tersebut. Polisi itu kemudian menghubungi petugas dari Mapolsekta Mergangsan.

"Saya curiga barang itu berbahaya, apalagi sekarang ini ada banyak teroris yang ditangkap," kata Bowo, Selasa (27/12/2016).

Tak lama berselang, petugas dari Mapolsekta Mergangsan tiba dilokasi. Petugas mengamankan lokasi sekitar dengan memberi garis police-line warna kuning dibentangkan. "Kita tunggu Tim Gegana Polda DIY," kata Kapolsekta Mergangsan, Kompol Bambang MP.

Tak butuh waktu lama, petugas dari Gegana Brimob DIY tiba dilokasi. Dengan mengenakan peralatan yang memadai, petugas baru akan melakukan pengamanan benda mencurigakan itu.

Tiba-tiba ada seorang lelaki paruh baya mendekat lokasi. Petugas mengingatkan lelaki yang diketahui bernama Herman itu untuk menjauh.

Namun, dia tetap nekat menerobos garis police line dan mengambil tas tersebut. "Itu barang saya," kata Herman sambil mengambil tas tersebut.

Tas itu diakui merupakan miliknya. Dia sengaja menaruh tas yang berisi pakaian, buku, dan sajadah karena sepeda motornya mogok.

Karena membawa tas dan menambah berat, dia menaruh tas dibawah pot bunga tersebut. "Motor mogok, saya bawa ke bengkel. Tas saya taruh karena berat," katanya.

Meski demikian, dia dibawa ke Mapolresta Yogyakarta untuk dimintai keterangan. Bambang menyarankan agar tidak sembarangan menaruh barang agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Tidak ada benda berbahaya atau bom. Hanya ada seseorang manaruh tas karena sepeda motornya mogok. Intinya tidak ada teror," pungkas Kompol Bambang.
(nag)
Berita Terkait
Sempat Heboh Mengaku...
Sempat Heboh Mengaku Bawa Bom, Pria di Bank Majalengka Ternyata Simpan Kabel Mainan
Bagaimana Perangkat...
Bagaimana Perangkat Elektronik Jadul Jadi Senjata Mematikan: Pelajaran dari Kasus Hizbullah
Ngeri! OTK Lempar Bom...
Ngeri! OTK Lempar Bom Molotov ke Asrama Mahasiswa di Makassar, 1 Mahasiswi Terluka
Ancaman Bom Dikirim...
Ancaman Bom Dikirim Pelaku ke 10 Sekolah di Depok via Email, Ternyata Begini Isinya
10 Sekolah di Depok...
10 Sekolah di Depok Diteror Bom, Gegana Langsung Menyisir
Rumah Ketua KPPS di...
Rumah Ketua KPPS di Pamekasan Dilempar Peledak hingga Rusak, Polisi Turun Tangan
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
3 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
3 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
3 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
4 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
5 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
7 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved