Cuaca Ekstrem, Warga di Lokasi Rawan Longsor Harus Lebih Waspada

Kamis, 17 November 2016 - 00:29 WIB
Cuaca Ekstrem, Warga...
Cuaca Ekstrem, Warga di Lokasi Rawan Longsor Harus Lebih Waspada
A A A
SEMARANG - Warga yang tinggal di lokasi rawan bencana longsor dan banjir diharapkan meningkatkan kewaspadaan mengingat intensitas hujan di Kota Semarang, Jawa Tengah, semakin tinggi.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pemerintah sudah melakukan pemetaan lokasi-lokasi yang dianggap memiliki potensi yang besar terhadap bencana banjir, tanah longsor, dan juga rob.

"Kami terus melakukan pemetaan wilayah yang berpotensi banjir, rob, dan tanah longsor saat musim hujan seperti ini. Dengan demikian, semua SKPD, camat, lurah, RT, RW hingga tokoh masyarakat dapat menginformasikan kepada masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati," katanya saat meninjau lokasi longsor di Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Rabu (16/11/2016).

Kota Semarang yang memiliki kontur wilayah perbukitan, dataran rendah, dan laut berpotensi terkena bencana longsor dan banjir. Apalagi, banyak lokasi lereng bukit yang memiliki potensi longsor malah menjadi permukiman.

Dia menyarankan kepada warga yang rumahnya berada di bawah tebing tinggi untuk mengajukan bantuan pembuatan sabuk penahan longsor. Dia juga terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait seperti BPBD, PSDA, dan pemangku kepentingan lurah, camat, serta tokoh masyarakat terkait informasi bencana longsor dan banjir di sejumlah wilayah Kota Semarang. Setiap informasi yang diperoleh langsung direspons dengan cepat oleh dinas terkait.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Semarang Iwan Budi Setiawan mengatakan, beberapa daerah rawan longsor khususnya ada di daerah selatan garis tengah mulai dari barat yakni Wonosari, Tambakaji, Gisikdrono, Kembangarum, Simongan, Bongsari, Petompon, Randusari, Lempongsari, Tinjomoyo, Tembalang, Jombang, dan daerah Candi.

"Hingga November 2016 ini telah terjadi sekitar 38 bencana longsor di Kota Semarang, yang cukup parah yakni di Bukitsari, Semarang hingga menelan korban jiwa dua orang anak," ujarnya.
(zik)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Ojek Pikul di Lokasi...
Ojek Pikul di Lokasi Longsor Palopo Angkut Karung Beras hingga Motor
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
6 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
7 jam yang lalu
Infografis
Panglima Militer Israel:...
Panglima Militer Israel: Tentara yang Tewas di Gaza Jauh Lebih Banyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved