Kampanye Ahok Dikawal Ratusan Polisi, Wakapolda Anggap wajar

Jum'at, 11 November 2016 - 15:44 WIB
Kampanye Ahok Dikawal...
Kampanye Ahok Dikawal Ratusan Polisi, Wakapolda Anggap wajar
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya menganggap pengamanan ratusan polisi terhadap cagub Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hal yang wajar. Dikerahkannya ratusan petugas serta mobil water canon dan baracuda karena melihat potensi ancamannya.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Suntana mengatakan, dalam melakukan tindakan pengamanan selalu didasari ancaman yang ada. Polisi mengetahui ada sekelompok orang yang mencoba menghambat atau membatasi paslon nomor urut dua untuk melakukan kampanye dan ini harus mendapat perhatian.

"Disini, polisi berkewajiban mencegah hal itu terjadi, jangan melihat dari besar kecilnya pasukan namun upaya pencegahan yang dilakukan. Menurutnya, tidak hanya pasangan nomor urut dua namun pasangan nomor urut satu dan tiga juga dilakukan pengamanan," katanya kepada wartawan, Jumat (11/11/2016).

Mengenai penggunaan besar-kecilnya pasukan yang dikerahkan, tergantung dari ancaman yang dihadapi. Dia juga meminta kepada masyaraat untuk tidak melakukan kegiatan yang mengancam dan melanggar hukum.

"Coba berikan hak dan ruang kepada pasangan calon untuk datang menyamapaikan visi dan misinya," katanya.

Dia menuturkan, setiap orang mempunyai hak melaksanakan demokrasinya, termasuk pasangan calon untuk melaksanakan kegiatan kampanye. "Jadi kalau sudah ada masyarakat yang membatasi hak kampanye seseorang, itu perbuatan melawan hukum," ujarnya. (Baca: Ditolak Warga, Kampanye Ahok di Kedoya Dikawal Puluhan Polisi)

Seandainya ada yang tidak suka dengan pasangan nomor dua maka itu adalah hak masyarakat. Tapi tetap masyarakat tidak bisa menghambat orang berdemokrasi.

"Ya (mau demo) bisa memberikan pemberitahuan kepada kami, nanti bisa kita fasilitasi mereka mau dimana. Tapi jangan menghambat dan mencegah orang untuk kampanye," katanya.
(ysw)
Berita Terkait
PDIP Godok Kader Internal...
PDIP Godok Kader Internal di Pilgub DKI: Ada Ahok, Djarot, Risma, dan Andika Perkasa
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
4 Gubernur Jakarta yang...
4 Gubernur Jakarta yang Dulunya Wagub dari Henk Ngantung hingga Djarot Saiful Hidayat
Respons Ganjar soal...
Respons Ganjar soal Wacana Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Menakar Peluang Duet...
Menakar Peluang Duet Anies-Ahok di Pilkada DKI Jakarta
Berita Terkini
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
11 menit yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
12 menit yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
47 menit yang lalu
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
1 jam yang lalu
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
9 jam yang lalu
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
10 jam yang lalu
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved