Mendikbud Minta Pemda Perkuat Budaya Lokal

Rabu, 09 November 2016 - 10:28 WIB
Mendikbud Minta Pemda...
Mendikbud Minta Pemda Perkuat Budaya Lokal
A A A
YOGYAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy batal hadir menjadi salah panelis dalam sidang pleno I Kongres Bahasa Jawa VI 2016 di Hotel Inna Garuda Yogyakarta. Direktur Pembinaan Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Tradisi Kemendikbud, Sri Hartini mewakili sambutan dari Mendikbud. Dalam sambutannya, sempat jadi bahan tertawa audien karena berusaha mentransit dengan bahasa Jawa.

Sayangnya, apa yang disampaikan dengan bahasa Jawa sulit dipahami yang hadir. Sehingga dia memutuskan menggunakan bahasa campuran antara Indonesia dan Jawa, meski lebih banyak menggunakan Bahasa Indonesia.

"Maaf, bahasa Jawa saya gado-gado. Lebih baik saya gunakan Bahasa Indonesia," kata Sri Hartini, Rabu (9/11/2016).

Pelestarian budaya yang berkaitan dengan bahasa daerah, kata dia, harus mendapat dukungan dari pemerintah daerah itu sendiri. Dia sempat memberi gambaran beberapa sekolah di Yogyakarta dan Jawa Tengah yang menggunakan bahasa daerah sebagai pengantar dalam pembelajaran.

Indonesia, kata dia, memiliki banyak bahasa daerah. Setiap daerah memiliki dialek masing-masing. Dia memberi contoh beberapa bahasa khas daerah seperti, Bali, Madura, Batak, Jawa, dan lainnya.

"Gaya bahasa daerah yang berbeda-beda itu tetap dalam satu kesatuan sebagai penguat keragaman dalam Bhineka Tunggal Ika," katanya.

Peran serta semua pihak untuk membangun kebudayaan nasional sangat penting. Pendidikan berbasis budaya bisa mengangat hartat dan martabat suatu bangsa.

"Saya berharap kongres ini lebih menguatkan karakter generasi muda dalam kecintaan dan melestarikan budaya, khususnya bahasa Jawa," katanya.

Moderator yang juga Ketua Panitia KBJ VI Nursarwiko menyampaikan Pemda DIY sendiri sudah berupaya melestarikan budaya melalui berbagai instansi pemerintahan dan juga dunia pendidikan, seperti di sekolah-sekolah.

Pada hari-hari tertentu, pegawai negeri sipil di Yogyakarta mengenakan busana daerah. Begitu juga dengan pelajar dari SD hingga SLTA yang mengenakan busana Jawa serta menggunakan bahasa Jawa.
(sms)
Berita Terkait
Ketua DPRD Seruyan Minta...
Ketua DPRD Seruyan Minta Masyarakat Tingkatkan Kecintaan terhadap Budaya Daerah
Bangun dan Revitalisasi...
Bangun dan Revitalisasi Sistem Pendidikan Seni dan Budaya lewat ODA
Menghidupkan Budaya...
Menghidupkan Budaya dan Kebersamaan dalam Bedhayan Topeng Abdi Sekartaji
Lestarikan Tradisi,...
Lestarikan Tradisi, Srikandi Ganjar Gelar Kemah Budaya bagi Kaum Muda
Art Love U Fest 2024:...
Art Love U Fest 2024: Bertemunya Seni dan Cinta di JDC
Lestarikan Seni Budaya...
Lestarikan Seni Budaya Lokal, Gardu Ganjar Meriahkan Tradisi Ngaruwat Bumi
Berita Terkini
BPOLBF dan IN-FLORES...
BPOLBF dan IN-FLORES Rumuskan Masa Depan Ekowisata Labuan Bajo
24 menit yang lalu
Tingkatkan Pelayanan,...
Tingkatkan Pelayanan, Astamaops Kapolri Dorong Transformasi Hotline 110 dan Command Center
55 menit yang lalu
Ingin Berobat ke Negeri...
Ingin Berobat ke Negeri Jiran? IHH Healthcare Malaysia Gelar Expo di Surabaya
3 jam yang lalu
Perbaikan Jalan Imbas...
Perbaikan Jalan Imbas Proyek MRT, Halte Kebon Sirih Arah Kota Ditutup Jumat Malam hingga Senin Pagi
3 jam yang lalu
Soal Putusan PTUN, Pengacara:...
Soal Putusan PTUN, Pengacara: Satuan Pendidikan di Bawah BLU UIN Jakarta Tetap Berjalan
3 jam yang lalu
24 Penumpang KM Nurul...
24 Penumpang KM Nurul Salsa Belum Ditemukan, Basarnas Lanjutkan Pencarian
4 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved