Mantan Personel Ada Band Beberkan Bukti Diperas Oknum Polisi

Senin, 24 Oktober 2016 - 15:33 WIB
Mantan Personel Ada...
Mantan Personel Ada Band Beberkan Bukti Diperas Oknum Polisi
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Mantan personel group musik Ada Band Eel Ritonga membeberkan bukti dugaan pemerasan oleh oknum perwira Polres Kota Padangsidimpuan berinisial DS.

Bukti-bukti tersebut diantaranya berupa Short Message Service (SMS) dari telepon seluler milik DS yang ditujukan ke Muhammad Tohir Ritonga, yang merupakan saudara tiri dari Eel Ritonga.

"Intinya, SMS DS tersebut untuk mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan Muhammad Tohir kepada dia," ujar mantan Suami Dea Mirella ketika ditemui di rumahnya.

Selain itu, Eel Ritonga juga mempunyai bukti pengiriman uang ke rekening atas nama M Darmawan Siagain alias Aseng, yang merupakan kuasa hukum dari keluarga Eel Ritonga.

"Biasanya, uang dikirim melalui kuasa hukum itu. Selanjutnya, dia (Aseng) yang memberikannya kepada oknum perwira tersebut," ujar laki-laki yang bernama lengkap Muhammad Abdu Elif Ritonga tersebut.

Pernyataan yang sama juga datang dari Muhammad Tohir Ritonga. Menurutnya, bukan hanya dugaan pemerasan Rp1 miliar itu saja, namun, dalam proses penyelidikan perkara tersebut, dia selalu dimintai sejumlah uang oleh anggota DS.

"Setiap kali mau gelar perkara, mereka meminta Rp100 juta dengan alasan biaya transportasi," ujarnya. Dia mengaku bahwa sudah dirugikan atas tindakan tersebut.

Dia berharap agar penegak hukum memberikan sanksi yang setimpal bagi DS, sehingga tidak ada lagi korban selanjut. "Saya pribadi dan atas nama keluarga berharap agar pihak berwajib segera menindaknya," sebutnya.

Sementara itu, Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Muhammad Helmy Lubis mengatakan, proses penyelidikannya diserahkan kepada pihak penyidik. "Tim akan turun, jadi tunggu saja hasil penyelidikannya," ujarnya ketika ditemui.

Dia menegaskan, kasus dugaan pemerasan terhadap pihak Eel jangan dikait-kaitkan dengan institusi kepolisian, karena kasus tersebut lebih menjurus ke pribadi oknum perwira tersebut.

"Saya tegaskan tidak ada hubungannya dengan institusi, karena ini pribadi oknum," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
KPK Tahan 4 Tukang Peras...
KPK Tahan 4 Tukang Peras TKA di Kemnaker
Kesal Tak Diberi Uang,...
Kesal Tak Diberi Uang, Preman Ngamuk Lempar Batu Pemilik Toko
Dua Wartawan Gadungan...
Dua Wartawan Gadungan Kena OTT Saat Peras Ketua KUD Rp200 Juta
Viral Melakukan Pemerasan,...
Viral Melakukan Pemerasan, Oknum Serikat Pekerja Ditangkap Polisi
Korban Dugaan Pemerasan...
Korban Dugaan Pemerasan Satpam di Kembangan Akhirnya Buka Mulut
Peras Bos Cafe di Batam,...
Peras Bos Cafe di Batam, 2 Pria Mengaku Wartawan Ditangkap Polisi
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
2 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
3 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
3 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
3 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
4 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
4 jam yang lalu
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved