Ruislag Tanah di Bandara Nusawiru Diduga Tak Kantongi Izin Tertulis

Kamis, 20 Oktober 2016 - 07:05 WIB
Ruislag Tanah di Bandara...
Ruislag Tanah di Bandara Nusawiru Diduga Tak Kantongi Izin Tertulis
A A A
PANGANDARAN - Ruislag tanah antara pihak Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran dengan pihak Bandara Nusawiru diduga tidak mengantongi izin tertulis dari bupati dan Provinsi. Salah satu warga Kabupaten Pangandaran Irfan (37) mengatakan, berdasarkan Permendagri Nomor 4/2007 Pasal 15 tentang Pedoman Pengelolaan Kekayaan Desa tertera, tanah desa tidak diperbolehkan dilakukan pelepasan hak kepemilikan kepada pihak lain, kecuali diperlukan untuk kepentingan umum.

“Pelepasan hak kepemilikan tanah desa bisa dilakukan setelah mendapat ganti rugi sesuai harga yang menguntungkan desa dengan memperhatikan harga pasar dan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP),” kata Irfan.

Dia menjelaskan, penggantian ganti rugi berupa uang harus digunakan untuk membeli tanah lain yang lebih baik dan berlokasi di desa setempat dan ditetapkan dengan keputusan kepala desa.

“Keputusan kepala desa diterbitkan setelah mendapat persetujuan BPD dan mendapat izin tertulis dari Bupati/Wali kota dan Gubernur. Sedangkan berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun izin tersebut tidak dimiliki para pihak,” tambahnya.

Irfan menjelaskan, proses ruislag tanah antara Bandara dengan pihak desa tidak mengacu pada Permendagri Nomor 4/2017 sehingga dipertanyakan keabsahannya.

“Kami juga mendapat informasi uang negara untuk proses ruislag senilai Rp25 miliar belum dipakai sepenuhnya dan disimpan di salah satu rekening bank, seharusnya uang tersebut saat tidak terserap dikembalikan ke kas Negara,” jelas Irfan.

Sementara Kepala Bidang Pengelolaan Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Pangandaran Ade Kurniawan mengatakan, berdasarkan informasi pihaknya proses ruislag dilakukan Desember 2013 sementara pelimpahan aset dari Kabupaten Ciamis ke Kabupaten Pangandaran Desember 2014.

“Jadi proses ruislag antara pihak desa dengan Bandara Nusawiru dilakukan sebelum pelimpahan aset dari Kabupaten Ciamis ke Kabupaten Pangandaran,” kata Ade.

Ade menambahkan, apabila saat ini diduga aset tanah pemda ada yang kena ruislag sehingga mengakibatkan kerugian Negara senilai Rp 4.140.445.000.- (Empat Miliar Seratus Empat Puluh Juta Empat Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah) karena tanah seluas 443.930 meter persegi kami akan menelusuri penggantinya.

“Apabila ada aset tanah pemda yang kena ruislag, kami akan telusuri penggantinya,” kata dia. Ade menjelaskan, saat ini aset tanah dimaksud masih tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) A Kabupaten Pangandaran dan akan disingkronkan dengan DPPKAD Kabupaten Ciamis sebagai daerah yang melakukan pelimpahan aset ke Kabupaten Pangandaran.
(sms)
Berita Terkait
Menuju Tata Kelola Barang...
Menuju Tata Kelola Barang Milik Daerah yang Lebih Baik
Disorot KPK, 1.400 Aset...
Disorot KPK, 1.400 Aset Pemkot Palembang Belum Tersertifikasi
Pemkot Makassar Bakal...
Pemkot Makassar Bakal Evaluasi Kerjasama Pengelolaan Aset Karebosi
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan...
Dewan Minta Dugaan Penyerobotan Fasum di Tello Segera Diselesaikan
Terminal Daya Mati Suri,...
Terminal Daya Mati Suri, Dewan Desak Percepat Penyelesaian Aset
Hindari Sengketa, BKAD...
Hindari Sengketa, BKAD Diminta Sertifikasi Seluruh Aset Kota Bogor
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
3 jam yang lalu
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
5 jam yang lalu
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
5 jam yang lalu
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
5 jam yang lalu
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
5 jam yang lalu
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved