Permintaan Maaf Ahok untuk Netralisir Keadaan di Jakarta
Senin, 10 Oktober 2016 - 21:15 WIB
Permintaan Maaf Ahok untuk Netralisir Keadaan di Jakarta
A
A
A
JAKARTA - Katib Syuriah PWNU DKI Jakarta KH Ahmad Zahari menilai permintaan maaf Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) kepada umat Islam merupakan langkah yang tepat. Permohonan maaf tersebut dapat menetralisir keadaan dan menghentikan polemik yang cukup tegang.
KH Ahmad Zahari menganggap sikap Ahok itu sudah sangat tepat demi menciptakan kondisi yang kondusif jelang pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. “Saya sangat menyambut baik sikap Ahok meminta maaf. Lepas dari kontroversi Ahok salah atau tidak, minta maaf itu menunjukkan sikap kenegarawanan Ahok,” ujar Zahari dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (10/10/2016).
Sejak awal polemik itu terjadi, KH Ahmad Zahari sangat berharap Ahok menyampaikan permohonan maaf. Bagaimanapun, polemik itu telah membuat gaduh suasana di Jakarta.
“Alhamdulillah, hari ini Ahok sudah minta maaf. Ini akan sangat baik bagi Ahok. Selama ini dia dikesankan sebagai orang yang arogan, tapi ternyata tidak. Mau meminta maaf itu menunjukkan bahwa dia memiliki kepekaan yang sangat tinggi,” tegas Zahari.
KH Ahmad Zahari menganggap sikap Ahok itu sudah sangat tepat demi menciptakan kondisi yang kondusif jelang pelaksanaan Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang. “Saya sangat menyambut baik sikap Ahok meminta maaf. Lepas dari kontroversi Ahok salah atau tidak, minta maaf itu menunjukkan sikap kenegarawanan Ahok,” ujar Zahari dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Senin (10/10/2016).
Sejak awal polemik itu terjadi, KH Ahmad Zahari sangat berharap Ahok menyampaikan permohonan maaf. Bagaimanapun, polemik itu telah membuat gaduh suasana di Jakarta.
“Alhamdulillah, hari ini Ahok sudah minta maaf. Ini akan sangat baik bagi Ahok. Selama ini dia dikesankan sebagai orang yang arogan, tapi ternyata tidak. Mau meminta maaf itu menunjukkan bahwa dia memiliki kepekaan yang sangat tinggi,” tegas Zahari.
(whb)