Teror Warga Ciamis, Macan Tutul Ditangkap

Kamis, 06 Oktober 2016 - 18:32 WIB
Teror Warga Ciamis,...
Teror Warga Ciamis, Macan Tutul Ditangkap
A A A
CIAMIS - Warga Desa Cikupa, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis berhasil menangkap seekor macan tutul menggunakan perangkap pada Rabu malam 5 Oktober 2016. Macan tersebut kerap turun dari kaki Gunung Sawal sejak 4 bulan lalu.

Warga sengaja memasang perangkap dari kandang besi kemudian disimpan umpan berupa ayam. Macan tutul ini sudah meresahkan karena puluhan hewan ternak seperti ayam, kelinci dan marmut milik warga habis dimangsa.

Selain itu, warga yang mayoritas bekerja sebagai petani merasa takut dan khawatir jika tiba-tiba macan tutul turun dan memangsa manusia.

"Macan ini sudah meneror warga selama empat bulan dan menghabiskan 50 ekor ayam, 10 ekor kelinci dan 10 ekor marmut. Ini sudah terjadi yang ketiga kalinya di wilayah kami," ujar Asep Tatang Sumarna (57) warga sekitar yang ikut melakukan rencana penangkapan saat ditemui di lokasi kandang macan tutul, Kamis (6/10/2016).

Kata dia, pihaknya sudah melaporkan adanya macan tutul yang ditangkap untuk dilakukan penanganan selanjutnya. Mengingat hewan tersebut termasuk salah satu satwa yang dilindungi.

"Semula tidak menyangka macan tutul yang masuk ke perangkap. Karena kami tidak memprediksi sebelumnya, awalnya mungkin hanya anjing hutan dan sejenisnya tetapi ternyata macan tutul," katanya.

Macan tutul tersebut memiliki ukuran panjang sekitar 140 centimeter, tinggi 70 centimeter, dan berat sekitar 50 kilogram. Berjenis kelamin jantan diperkirakan berusia 2 tahun.

Untuk sementara macan tutul masih disimpan dalam kandang berukuran besar, karena warga sekitar yang penasaran ingin menyaksikan langsung satwa pemakan daging ini yang jarang mereka jumpai dan hanya bisa dilihat di kebun binatang atau televisi saja.

"Sementara disini dulu, warga masih banyak yang penasaran. Tapi kami sudah melaporkannya ke pihak yang berwenang yaitu BKSDA," ujarnya.

Kepala Resort Wilayah XIX Gunung Sawal BKSDA Wilayah III Ciamis Warid mengatakan pihaknya akan secepatnya mengevakuasi macan tutul tersebut. Karena dikhawatirkan kondisi hewan tersebut sakit dan lemah sehingga bila tetap dibiarkan bisa mati.

Rencananya macan tutul tersebut akan dibawa ke Balai Konservasi Cikambulan, Kabupaten Garut untuk direhabilitasi sebelum kembali dilepas ke habitatnya.
(sms)
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
3 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
3 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
4 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
4 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
4 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
5 jam yang lalu
Infografis
Mahasiswi ITB Ditangkap...
Mahasiswi ITB Ditangkap Gara-gara Meme Prabowo dan Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved