Usai Membunuh Abdul Gani, 4 Pelaku Temui Dimas Kanjeng

Selasa, 04 Oktober 2016 - 01:15 WIB
Usai Membunuh Abdul...
Usai Membunuh Abdul Gani, 4 Pelaku Temui Dimas Kanjeng
A A A
PROBOLINGGO - Rekonstruksi pembunuhan Abdul Gani, pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dibuang di Wonogiri, Jawa Tengah (Jateng) memeragakan 74 adegan. Rekonstruksi ini diamankan 300 anggota kepolisian dan Brimob.

Dalam rekonstruksi tersebut, polisi menghadirkan empat orang tersangka, yakni Wahyudi, Kurniadi, Wahyu, dan Suyono. Selain itu, seorang buronan yakni MS yang diperankan polisi dan saksi RD, anggota TNI AU.

Rekonstruksi dimulai dengan adegan perencanaan hingga mengeksekusi Abdul Gani. Diawali empat orang tersangka yang bertemu disebuah rumah di belakang aula padepokan.

Para tersangka ini kemudian berpindah tempat ke gerbang posko kamp pemukiman pengikut Dimas Kanjeng untuk merencanakan pembunuhan tersebut. Beberapa saat kemudian, mereka memanggil Abdul Gani ke asrama putra di ujung gerbang padepokan.

Setelah mengintrograsi atas rencana pembocoran rahasia padepokan, para tersangka ini menghabisi korban di dalam asrama.

Untuk menghilangkan kecurigaan, para tersangka memasukkan mayat korban dalam sebuah kotak dan dievakuasi ke dalam bagasi mobil yang telah disiapkan di depan pintu masuk asrama.

Sebelum bertolak ke Wonogiri untuk membuang mayat tersebut, para tersangka menghadap Dimas Kanjeng di kediamannya.

Seorang anggota TNI AU RD diberi tugas untuk menyopiri mobil yang mengangkut mayat Abdul Gani. RD yang berdinas di Pertahanan Pangkalan TNI AU Abdurrahman Saleh Malang ini merupakan pengikut Dimas Kanjeng sejak 2012.

Dia tergiur menjadi pengikut karena iming-iming mendapatkan uang berlipat dari yang telah diserahkan sebesar lebih dari Rp5 juta.

"RD hanya berperan sebagai sopir. Tingkat kesalahan seperti apa, masih didalami. Kalau tergolong berat bisa diusulkan untuk dipecat," kata Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Abdurrahman Saleh Mayor Hamdi Londong Allo, Senin (3/10/2016).

Sementara itu, Andi Faizal, penasehat hukum Dimas Kanjeng Taat Pribadi menyatakan, proses rekonstruksi tersebut tidak terkait dengan Dimas Kanjeng sebagai otak dari pembunuhan Abdul Gani.

"Rekonstruksi ini tidak ada hubungan sama sekali dengan Dimas Kanjeng. Soal barang bukti yang disita, kita lihat saja dalam proses pembuktian di persidangan," pungkas Andi Faizal.
(san)
Berita Terkait
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan...
Ini Tampang Pelaku Pembunuhan Perempuan yang Jasadnya Dibungkus Plastik di Sukoharjo
Ini Fakta-fakta Pembunuhan...
Ini Fakta-fakta Pembunuhan Mahasiswa Kedokteran UB
Pembunuh Pengusaha Emas...
Pembunuh Pengusaha Emas di Papua Ternyata WNA Afghanistan, Pelaku Selingkuhan Istri Korban
1 Buron Kasus Vina Cirebon...
1 Buron Kasus Vina Cirebon Berhasil Diringkus Polda Jabar
Ditahan Imbang Polandia,...
Ditahan Imbang Polandia, Prancis Gagal Juara Grup
Polda Jateng Ungkap...
Polda Jateng Ungkap Kasus Pembunuhan Advokat di Cilacap, Kakak Beradik Ditangkap
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
42 menit yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
1 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
2 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
2 jam yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
2 jam yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
2 jam yang lalu
Infografis
Khamenei Tewas, 4 Nama...
Khamenei Tewas, 4 Nama Masuk Bursa Calon Pemimpin Tertinggi Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved