Nekat Nikahi Gadis Belia, Duda Ini Masuk Penjara

Rabu, 28 September 2016 - 14:26 WIB
Nekat Nikahi Gadis Belia,...
Nekat Nikahi Gadis Belia, Duda Ini Masuk Penjara
A A A
BATAM - Karena tak mendapat restu orangtua pacarnya, Abdul Habi (36) yang juga seorang duda nekat menikahi kekasihnya MS (16) di Malang, Jawa Timur.

Namun pernikahan tersebut berbuntut panjang. Pasalnya orangtua sang wanita tak terima dengan sikap Abdul menikahi anak mereka yang masih dibawah umur.

Hingga akhirnya kini Abdul harus meringkuk di penjara setelah dilaporkan oleh orangtua istrinya ke polisi.

Kapolsek Sagulung AKP Herdianto mengatakan, awalnya orangtua perempuan melaporkan kehilangan anak perempuannya.

Setelah polisi mengembangkan kasusnya, diketahui pelaku telah membawa korban ke Malang untuk menikahinya. Polisi yang mendapat informasi itu langsung menjemput keduanya.

"Laporan awalnya anak meninggalkan rumah, setelah kami dalami ternyata kasus cabul. Pelaku kami tangkap di Malang bersama dengan korban baru-baru ini," kata Herdianto di Polsek Sagulung, Rabu (28/9/2016) siang.

Ia menyampaikan orangtua korban tidak menyetujui pernikahannya karena MS masih di bawah umur.

Ia menuturkan, pelaku berhasil mendapatkan buku nikah resmi dari Kantor Urusan Agama (KUA) setempat. "Surat nikah resminya sudah keluar. Orangtua perempuan tidak setuju," katanya.

Herdianto menyampaikan akibat perbuatan pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak terancam hukuman di atas 5 tahun penjara. "Pelaku terancam di atas 5 tahun penjara," ujarnya.

Di tempat sama, Abdul mengaku sudah pacaran satu tahun lebih dengan istri mudanya itu. Ia menuturkan, sekarang ini korban telah mengandung anaknya berumur 3 bulan.

Ia mengaku sebelumnya sudah bercerai dengan istri pertamanya dua tahun lalu. Abdul mengenal korban karena tinggal satu komplek di Sagulung.

"Dia (korban) istri kedua. Saya tahu dia masih dibawa umur. Kami suka sama suka sehingga menikah," ujarnya.

Abdul menjelaskan mau menikahi korban setelah MS mengajaknya karena tidak tahan dengan perbuatan orangtuanya.

Selama ini di rumahnya korban serinh dimarahi orangtuanya. "Dia ngajak nikah karena tak kuat setelah dimarahi terus oleh orangtuanya," ujar pekerja galangan kapal itu.
(nag)
Berita Terkait
405 Personel Polisi...
405 Personel Polisi Disiagakan Jaga Sidang Perdana Terdakwa Dugaan Pencabulan MSAT
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santriwati MSAT Dituntut Hukuman 16 Tahun Penjara
Terdakwa Pencabulan...
Terdakwa Pencabulan Santri Ini Menutupi Wajahnya Saat Disidang
Iming-imingi Rp25 Ribu,...
Iming-imingi Rp25 Ribu, Paman Bejat Cabuli Keponakan Berusia 9 Tahun
Cabuli Muridnya, Guru...
Cabuli Muridnya, Guru Les di Prabumulih Ditangkap Polisi
Drama Mencekam Penangkapan...
Drama Mencekam Penangkapan Anak Kiai Jombang Berakhir, MSAT Menyerahkan Diri ke Polisi
Berita Terkini
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
52 menit yang lalu
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
1 jam yang lalu
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
1 jam yang lalu
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
1 jam yang lalu
Pimpin Gerakan ASRI...
Pimpin Gerakan ASRI di Banyuwangi, Safrizal Ajak Masyarakat Bangun Budaya Kebersihan
2 jam yang lalu
Pimpin ASEAN Smart Cities,...
Pimpin ASEAN Smart Cities, Indonesia Paparkan Pengelolaan Sampah dari Hulu hingga Hilir
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved