KPK Diminta Usut Sengketa Lahan di Meruya Selatan

Senin, 26 September 2016 - 22:50 WIB
KPK Diminta Usut Sengketa...
KPK Diminta Usut Sengketa Lahan di Meruya Selatan
A A A
JAKARTA - Komite Perjuangan Rakyat (Komperak) Jakarta Barat memiinta KPK mengusut dugaan korupsi dalam sengketa lahan di Meruya Selatan. Diduga sejumlah pejabat terlibat dalam kasus sengketa lahan tersebut.

Mantan aktivis Forkot 98 Agung mengatakan, tindakan Pengadilan Negeri Jakarta Barat mempersilakan PT Porta Nigra untuk menguasai seluruh tanah masyarakat Meruya Selatan adalah hal janggal.

"Kemenangan PT Porta Nigra diduga diraih melalui perkara perdata akal-akalan, tidak punya bukti kuat tapi dimenangkan oleh institusi peradilan yakni Pengadilan Negeri Jakarta Barat," kata Agung saat dihubungi di Jakarta, Senin (26/9/2016).

Agung menerangkan lahan di Meruya Selatan merupakan lahan bersertifikat yang diserobot oleh PT Porta Nigra yang dilegalkan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Agung heran pada tanggal 31 Maret 2016 lalu PN Jakbar menuruti permintaan PT Porta Nigra untuk melakukan eksekusi tanah Meruya Selatan.

Oleh karena itu, Agung bersama Komperak Jakarta Barat menuntut KPK untuk segera memeriksa oknum yang terkait beberapa hal.
"Kami meminta KPK segera memeriksa seluruh pejabat di lingkungan PN Jakarta Barat," ujarnya.

Agung juga mendesak Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera mencopot Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi. "Karena Anas Effendi hanya diam tanha warga diambil dan kepemimpinan Anas hanya dapat berpangkutangan," ucapnya.

Agung mendesak KPK untuk membersihkan mafia hukum yang bercokol di Pengadilan Negeri Jakarta barat dan meminta pengadilan pencabut surat eksekusi atas lahan warga Meruya Selatan.
(whb)
Berita Terkait
Akses Jalan Ditutup,...
Akses Jalan Ditutup, Warga RW 013 Desak CMNP Cari Solusi atau Hadapi Demonstrasi
Gegara Sengketa Lahan,...
Gegara Sengketa Lahan, Warga di Bone Sabit Tetangga Hingga Tewas
Sejumlah Warga Laporkan...
Sejumlah Warga Laporkan Dugaan Penyerobotan Tanah ke Polisi
Korban Penipuan Tanah...
Korban Penipuan Tanah Bingung Tak Diberi Kabar Persidangan
Ganti Rugi Tanah Ulayat...
Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk Pembangunan Bandara Siboru Belum Tuntas
Lahan Dicaplok Perusahaan,...
Lahan Dicaplok Perusahaan, Petani Desa Dayun Sambangi Istana Merdeka
Berita Terkini
Teknologi Pupuk Hayati...
Teknologi Pupuk Hayati Dongkrak Produktivitas Sawah di Subang, Hasil Panen Tembus 4,76 Ton per Hektare
4 jam yang lalu
Setkab Dokumentasikan...
Setkab Dokumentasikan Pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih di Sinjai
4 jam yang lalu
Perkuat Sinergi Polri...
Perkuat Sinergi Polri dan Media lewat Padel Bhayangkara Cup 2026
5 jam yang lalu
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
6 jam yang lalu
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan...
Gempa M5,6 Guncang Kepulauan Sangihe, Simak Hasil Analisis BMKG
6 jam yang lalu
Puluhan Profesor dan...
Puluhan Profesor dan Dosen UNJ bersama Billy Mambrasar, Latih Seribu Guru di Daerah Terpencil
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved