Ombudsman Temukan Masalah Pelayanan E-KTP di Kota Tangerang

Jum'at, 23 September 2016 - 00:35 WIB
Ombudsman Temukan Masalah...
Ombudsman Temukan Masalah Pelayanan E-KTP di Kota Tangerang
A A A
TANGERANG - Ombudsman Indonesia menemukan sejumlah permasalahan dalam pelayanan e-KTP di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang. Permasalahan seperti antrean panjang, blanko habis, waktu layanan yang dibatasi, ketidak pastian layanan dan hilangnya Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik warga.

Wakil Ketua Ombudsman Lely Pelitasari Soebekti mengatakan, dalam tinjuan di pelayanan e-KTP Disdukcapil Kota Tangerang ditemukan adanya warga yang kehilangan NIK dari KTP lamanya sehingga tidak bisa memebuat e-KTP. Hilangnya NIK ini, kata lely, karena dihapus Kemendagri sebab masyarakat tidak pernah update administrasi kependudukan selama lima tahun, jadi harus dihidupkan di Disdukcapil dulu.

“Namun hal ini tidak tersosialisaikan dengan baik, sehingga warga tidak tahu,” kata Lely di Tangerang, Kamis, 22 September 2016 kemarin. Menurut Lely hasil peninjauan ini tentunya ini menjadi masukan ke Kemendagri dalam mengawal program pemerintah, bentuknya bisa berupa saran atau rekomendasi. Arahnya adalah perbaikan pelayanan dan proses dari program pemerintah.

Sementara Kepala Disdukcapil Kota Tangerang Erlan Rusnarlan menuturkan, di Kota Tangerang masih ada 300.000 warga yang belum melakukan perekaman e-KTP. Erlanu pesimis September akan selesai semua.

“Dalam sehari ada 2.000 perekaman di 13 kecamatan. Tidak mungkin kekejar," tuturnya. Menanggapi soal NIK hilang, Erlan menjelaskan ada 400.000 NIK warga yang dihapus oleh Kemendagri.

Dalam sehari ada sekitar 100 orang yang hendak menghidupkan NIK-nya.“Tentunya ini harus dihidupkan kembali,” jelasnya. Sedangkan soal permasalahan lain, Erlan mengaku, akan memperbaiki pelayan.
(whb)
Berita Terkait
Pemkot Depok Layani...
Pemkot Depok Layani Kaum Transgender Rekam E-KTP
Rekam E-KTP dengan APD...
Rekam E-KTP dengan APD Lengkap, Petugas Disdukcapil Ini Bikin Parno Dikira Pocong
Kuota Antrean e-KTP...
Kuota Antrean e-KTP Ditambah, Sekarang 250 Kuota per Hari
Jemput Bola, Pemkot...
Jemput Bola, Pemkot Jaksel Sasar Perekaman e-KTP di Sekolah
Antrian E KTP Ricuh
Antrian E KTP Ricuh
27.000 Warga Semarang...
27.000 Warga Semarang Belum Rekam Data e-KTP
Berita Terkini
3 Yayasan Sah di Bawah...
3 Yayasan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Akan Berdampak Hukum
2 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
7 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
7 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
8 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
8 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved