27.000 Warga Semarang Belum Rekam Data e-KTP
Selasa, 11 Agustus 2020 - 10:50 WIB
loading...
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi saat melakukan sosialisasi dan pemantauan di kantor Kecamatan Genuk. Foto/Ist
A
A
A
SEMARANG - Sekitar 27.000 jiwa warga Kota Semarang diketahui belum melakukan perekaman data biometrik kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP).
Mereka terdiri dari warga yang wajib memiliki e-KTP dan pemilih pemula yang pada 9 Desember sudah memiliki hak pilih dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) 2020.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, berdasarkan data kependudukan bersih (DKB) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang, terdapat 2,19% jiwa warga belum melakukan perekaman data biometrik KTP elektronik.
Jumlah tersebut termasuk pemilih pemula yang sudah memiliki hak pilih sesuai usia pada 9 Desember 2020.
"Ada sebanyak 27.000 lebih warga belum melakukan perekaman. Untuk itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang terus melakukan pencocokan dan perekaman," ujar Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (11/8/2020).
Mereka terdiri dari warga yang wajib memiliki e-KTP dan pemilih pemula yang pada 9 Desember sudah memiliki hak pilih dalam pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) 2020.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan, berdasarkan data kependudukan bersih (DKB) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang, terdapat 2,19% jiwa warga belum melakukan perekaman data biometrik KTP elektronik.
Jumlah tersebut termasuk pemilih pemula yang sudah memiliki hak pilih sesuai usia pada 9 Desember 2020.
"Ada sebanyak 27.000 lebih warga belum melakukan perekaman. Untuk itu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Semarang terus melakukan pencocokan dan perekaman," ujar Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Selasa (11/8/2020).
Lihat Juga :