Lakukan Praktik Aborsi, Rumah Bidan DJ Digerebek

Kamis, 08 September 2016 - 19:02 WIB
Lakukan Praktik Aborsi,...
Lakukan Praktik Aborsi, Rumah Bidan DJ Digerebek
A A A
BEKASI - Rumah bidan di Jalan Ampera, Gang Dukun No 55, RT4/6, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu 7 September 2016 malam digerebek petugas. Penggerebekan itu lantaran klinik tersebut diduga membuka parktik aborsi.

Dalam penggerebekan yang dilakukan petugas Polsek Bekasi Timur dan Polresta Bekasi Kota, petugas mengamankan pemilik rumah dengan tiga orang lainya yang disinyalir akan melakukan aborsi di rumah tersebut.

"Dalam penggrebekan itu, kami amankan empat orang dari rumah itu," kata Kepala Sub Bagian (Kasubag) Humas Polresta Bekasi Kota, Iptu Evi Fatna di Bekasi, Kamis (8/9/2016).

Empat orang yang diamankan itu di antaranya, DJ pemilik rumah dan seorang bidan. Selanjutnya, dua pembantu bidan DJ dan satu perempuan dengan inisial S yang sedang hamil lima bulan dan diduga berada di klinik tersebut untuk mengugurkan kandungan.

"Mereka berempat masih diperiksa sebagai saksi, dan saksi S sudah mengaku akan aborsi," katanya.

Evi menjelaskan, penggerebekan itu bermula saat mendapati laporan dari masyarakat yang curiga dengan rumah bidan DJ. Pasalnya, kerap didatangi perempuan hamil dan klinik tersebut kerap digunakan untuk tempat praktik aborsi.

Setelah melakukan pengintaian, kata dia, petugas melihat seorang perempuan dalam kondisi hamil masuk ke dalam rumah tersebut dalam kondisi hamil dan dua jam berselang meninggalkan rumah itu. Melihat hal itu, petugas lalu melakukan penggerebekan.

Kasat Reskrim Polresta Bekasi Kota, Kompol Rajiman menambahkan, dalam penggerebekan itu petugas langsung menginterogasi DJ dan mengaku seorang bidan.

"DJ juga mengaku bekerja diklinik lainya di Bekasi, dan mengaku wanita yang datang hendak gugurkan kandungan," tambahnya.

Hingga saat ini, kata dia, empat orang tersebut masih diminta keteranganya oleh penyidik. Hanya saja, wanita yang tengah hamil lima bulan telah mengakui akan menggugurkan kandunganya.

"Masih dikembangkan dan belum ada tersangka dalam kasus ini," katanya.

Sementara warga sekitar tidak mengetahui rumah tersebut dijadikan tempat aborsi. "Kami tidak tahu, namun warga tahunya rumah itu dijadikan sebagai tempat pemeriksaan orang hamil," kata Bahrun (50), warga sekitar.
(mhd)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
4 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
4 jam yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
4 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
5 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
6 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
7 jam yang lalu
Infografis
Pasukan Israel Usir...
Pasukan Israel Usir Pasien dari Rumah Sakit Indonesia di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved