Petani Kopi Desak Pemkab Pasuruan Fasilitasi Pendirian UPH

Selasa, 06 September 2016 - 22:32 WIB
Petani Kopi Desak Pemkab...
Petani Kopi Desak Pemkab Pasuruan Fasilitasi Pendirian UPH
A A A
PASURUAN - Petani kopi mendesak Pemerintah Kabupaten Pasuruan memfasilitasi pendirian Unit Pengolahan Hasil (UPH) di sentra-sentra perkebunan kopi. UPH sebagai sarana peningkatan SDM petani dan penyeimbang ketersediaan stok kopi di pasaran.

Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (Apeki) Kabupaten Pasuruan Abdul Karim mengungkapkan, permintaan dan pemasaran hasil produksi kopi mengalami peningkatan sejak Pemkab Pasuruan gencar mempromosikannya. Namun, peningkatan ini tidak seimbang dengan ketersediaan pasokan kopi dari petani.

"Kami minta Pemkab untuk membuka mata dan telinga demi pengembangan potensi hasil kopi yang luar biasa. Petani kopi butuh UPH sebagai penguatan kelembagaan dan peningkatan produktivitas hasil," kata Abdul Karim seusai panen raya petik merah kopi di Desa Ledug, Kecamatan Prigen, Selasa (6/9/2016).

Menurut Abdul Karim, letak geografis Kabupaten Pasuruan yang berada di antara dua gunung api, Bromo dan Arjuno, sangat mendukung pengembangan sentra perkebunan kopi. Lereng pegunungan berapi ini memengaruhi cita rasa kopi Pasuruan yang berbeda dengan daerah lain.

"Potensi kopi yang luar biasa ini sayang jika tidak dimaksimalkan. Kami kewalahan untuk memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. Sementara stok kopi dari petani yang sesuai selera pasar tidak bisa dipenuhi," kata Abdul Karim.

Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyatakan dukungannya untuk memfasilitasi petani kopi meningkatkan hasil produksinya. Dukungan ini akan direalisasikan dengan mendirikan UPH di delapan kecamatan yang menjadi sentral produksi kopi.

Petani Kopi Desak Pemkab Pasuruan Fasilitasi Pendirian UPH


"Penguatan kelembagaan dan keterampilan petani kopi dalam pengolahan pascapanen menjadi penunjang perekonomian masyarakat. Kami akan mendukung pendirian UPH di sentra-sentra produksi kopi," kata Irsyad Yusuf.

Menurut Gus Irsyad, panggilannya, pihaknya telah berupaya memaksimalkan seluruh potensi daerah yang dimiliki, termasuk produksi kopi. Pemerintah secara terus menerus memberikan motivasi dan mengubah budaya petani dalam memperlakukan hasil pascapanen.

"Petik merah kopi merupakan bentuk pengolahan pascapanen yang sangat dianjurkan. Petani kopi harus mengubah perilaku memanen kopi hingga benar-benar matang. Kopi merah ini lebih menguntungkan secara ekonomis dan akan meningkatkan kesejahteraan petani."

Lanjut Gus Irsyad, dukungan pemerintah dalam pengolahan pascapanen yang baik dan benar akan meningkatkan daya saing produksi kopi di pasaran. Untuk semakin mendorong pemasaran di tingkat lokal, pihaknya juga meminta agar setiap kecamatan mendirikan Kafe Kapiten untuk memperkenalkan kopi asli Kabupaten Pasuruan kepada masyarakat.
(zik)
Berita Terkait
Pemkab Malang Dukung...
Pemkab Malang Dukung Kementan Bangun Generasi Muda Pertanian
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Dinas Pertanian Lakukan Sosialisasi
Kadis Pertanian Luwu...
Kadis Pertanian Luwu Minta Masyarakat Aktifkan Kegiatan Tudang Sipulung
Teken MoU Asuransi Pertanian,...
Teken MoU Asuransi Pertanian, Bantaeng Komitmen Sejahterakan Petani
Penyuluh Pertanian Lapangan...
Penyuluh Pertanian Lapangan Wajib Dampingi Petani Dikampung
Sleman Luar Biasa, Petani...
Sleman Luar Biasa, Petani Milenial Mulai Tumbuh
Berita Terkini
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
5 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
8 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
8 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
9 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
9 jam yang lalu
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
10 jam yang lalu
Infografis
Alasan Mengapa Meminum...
Alasan Mengapa Meminum Kopi saat Sahur Tidak Dianjurkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved