Kasat Reskrim Polres Meranti dan 14 Anak Buah Diperiksa Propam Polda Riau
Jum'at, 26 Agustus 2016 - 20:13 WIB
Kasat Reskrim Polres Meranti dan 14 Anak Buah Diperiksa Propam Polda Riau
A
A
A
PEKANBARU - Tim Propam Polda Riau menyelidiki insiden kasus penusukan anggota polisi serta tewasnya si tersangka yang berujung dengan penyerangan Mapolres Meranti. Ada 15 anggota polisi yang diperiksa.
Mereka yang diperiksa adalah Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Aditya Warman bersama 14 orang anak buahnya. "Tim Propam sedang melakukan pemeriksaan terhadap 15 anggota Polres Meranti termasuk Kasat Rekrimnya," ucap Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Jumat (26/8/2016).
Pemeriksaan personel polisi itu, sebut Guntur, terkait dugaan kesalahan SOP dalam penangkapan Apri Adi Pratama yang menusuk Brigadir Adil S Tambunan. Karena, setelah ditangkap, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dispenda Meranti itu meninggal dunia. Ini yang memicu kemarahan warga sehingga menyerang Polres Meranti. Warga menilai ada unsur balas dendam.
Selain itu, ucap Guntur, pemeriksaan terhadap 15 personel polisi juga terkait antisipasi personel polisi dalam menghadapi aksi penyerangan ke Polres Meranti.
"Kita tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Jika anggota bersalah dan menyalahi prosedur akan ditindak tegas," ucapnya.
Mereka yang diperiksa adalah Kasat Reskrim Polres Meranti AKP Aditya Warman bersama 14 orang anak buahnya. "Tim Propam sedang melakukan pemeriksaan terhadap 15 anggota Polres Meranti termasuk Kasat Rekrimnya," ucap Kepala Bidang Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, Jumat (26/8/2016).
Pemeriksaan personel polisi itu, sebut Guntur, terkait dugaan kesalahan SOP dalam penangkapan Apri Adi Pratama yang menusuk Brigadir Adil S Tambunan. Karena, setelah ditangkap, Apri Adi Pratama yang merupakan pegawai honorer Dispenda Meranti itu meninggal dunia. Ini yang memicu kemarahan warga sehingga menyerang Polres Meranti. Warga menilai ada unsur balas dendam.
Selain itu, ucap Guntur, pemeriksaan terhadap 15 personel polisi juga terkait antisipasi personel polisi dalam menghadapi aksi penyerangan ke Polres Meranti.
"Kita tidak akan menutup-nutupi kasus ini. Jika anggota bersalah dan menyalahi prosedur akan ditindak tegas," ucapnya.
(zik)