Mendikbud Buka Porseni PGRI di Siak

Senin, 22 Agustus 2016 - 13:01 WIB
Mendikbud Buka Porseni...
Mendikbud Buka Porseni PGRI di Siak
A A A
SIAK - Sebanyak 782 guru dari seluruh Indonesia mengikuti Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Siak, Riau yang berlangsung mulai Senin (22/8/2016) hingga Rabu 24 Agustus mendatang.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi saat membuka Porseni PGRI menyatakan bahwa Presiden Jokowi telah menetapkan tiga prioritas penting untuk diwujudkan dalam pendidikan nasional.

Tiga hal itu yakni meningkatkan pendidikan vokasi, program Kartu Indonesia Pintar (KIP), serta harus meletakkan dasar-dasar pendidikan karakter di pendidikan dasar seperti tercantum dalam Nawacita.

Muhajir menjelaskan, dalam Nawacita pendidikan karakter dan budi pekerti memiliki bobot persentase 70% di tingkat SD, dan 60% di tingkat SMP.

"Yang penting pendidikan karakter harus mendominasi pendidikan dasar di level sd dan SMP," katanya di depan peserta Porseni PGRI.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini mengaku setuju dengan masukan dari PGRI tentang istilah berbeda dari wacana full day school.

"Apapun istilahnya silahkan. Karena guru yg ada di garda terdepan dan paling bisa menterjemahkan pendidikan karakter. Mudah-mudahan dengan porseni ini bisa jadi ajang tukar pikiran untuk mewujudkan pendidikan karakter," katanya.

Plt Ketua Umum PGRI Unifah Rasyidi mengaku tak menyangka dengan tingginya respons dari guru-guru di daerah dalam mengikuti Porseni.

"Mereka datang ke sini biaya sendiri. Selain peserta, para guru ada yang datang dari daerah selaku penggembira kontingen cukup banyak," timpalnya.

Dia menjelaskan, Porseni PGRI dilaksanakan setiap lima tahun sekali, memperebutkan piala bergilir Mendikbud.

Menurut Unifah, PGRI mendukung pentingnya pendidikan karakter. Full day school adalah gagasan baik dalam mewujudkan program Nawacita. "PGRI sudah lama memikirkan bagaimana agar guru dan orangtua bisa lebih dekat," ujarnya.

Implementasi agar bisa baik, termasuk waktu untuk bermain masih ada. "Kami akan menggelar dialog nasional tentang full day school untuk perbaikan karakter anak-anak," tukasnya.

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman menjelaskan bahwa kegiatan Porseni PGRI ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus promosi wisata. "Melalui ajang ini diharapkan guru bisa terus meningkatkan kreativitas," tandasnya.
(sms)
Berita Terkait
Upacara Peringatan Hari...
Upacara Peringatan Hari Guru di Jambi Tetap Dilakukan saat Banjir
Besok Peringatan Hari...
Besok Peringatan Hari Guru Sedunia, Apa Bedanya dengan Hari Guru Nasional (HGN)?
Peringatan Hari Guru,...
Peringatan Hari Guru, Wapres Pastikan Tingkatkan Kesejahteraan
Peringatan Hari Guru...
Peringatan Hari Guru di Tengah Duka Gempa Cianjur
Pedoman Peringatan Hari...
Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional 2023, Tema dan Logonya
4 Guru Maros Raih Gelar...
4 Guru Maros Raih Gelar Juara di Lomba Peringatan Hari Guru Nasional 2020
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
35 menit yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
2 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved