Ayah Dianiaya Dua Oknum Polisi hingga Tewas, Anak Lapor Propam

Jum'at, 12 Agustus 2016 - 10:00 WIB
Ayah Dianiaya Dua Oknum...
Ayah Dianiaya Dua Oknum Polisi hingga Tewas, Anak Lapor Propam
A A A
PEKANBARU - Tidak terima ayahnya, Indra Gamal (55) dianiaya hingga tewas, Wan Polo Saputra (26) melaporkan dua anggota Polres Inhil ke pihak Propam.

"Kita sudah laporkan kasus penganiyaan yang menyebabkan ayah saya meninggal dunia ke Propam Polres Inhil," ucap Wan Polo Saputra (26), ucap juru bicara keluarga almarhum Indra Kamis 11 Agustus 2016.

Hingga saat ini, sebut Wan Polo, pihak keluarga belum mendapat keterangan dari pihak Polres Inhil apa penyebab ayahnya disiksa.

"Saya pernyatakan alasan penganiayaan itu ke pihak Propam saat buat laporan tadi. Karena kami dari keluarga belum tahu alasan penganiayaan itu. Pihak Propam menyatakan akan menyelidiki kasus ini," kata putra dari almarhum Indra.

Dia berharap kepada Kapolres Inhil menindak tegas dua anggotanya, Bripka DH dan Brigadir MP yang menganiaya ayahnya.

"Kita melihat di jasad orangtua saya ada tanda penganiyaan. Kepalanya memar, perutnya bengkak, punggungnya seperti luka bekas hantaman benda tumpul. Ada juga luka lecet dibagian kaki," sebutnya.

Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung berjanji akan menindak tegas dua anggotanya yang menyalahi prosedur.

"Tindakan yang dilakukan dua anggota itu tidak sesuai SOP (Standart Operating Prosedure). Kedua sudah kita amankan. Statusnya masih terperiksa," sebut Dilofar.

Dia menegaskan, saat itu anggotanya sedang melakukan penangkapan kepada Indra karena diduga terlibat jaringan narkoba. Namun saat ditangkap, korban melakukan perlawanan saat itu.

"Pengakuan dua anggota, saat itu mereka menangkap Indra karena memiliki sabu. Kata anggota kita, saat ditangkap Indra melakukan perlawanan. Jadi anggota berusaha melumpuhkannya. Namun mereka membantah melakukan penganiayaan itu. Kasusnya sedang didalami," pungkasnya.

Seperti diketahui, Indra Gemal tewas setelah dianiaya oleh dua oknum polisi itu pada 5 Agustus 2016 malam.

Lokasinya berada di KM 8, Desa Petalongan Kecamatan Kritang, Inhil. Pada 6 Agustus korban menghembuskan napas terakhir setelah luka yang dideritanya cukup parah.
(nag)
Berita Terkait
Putri Gus Dur: Jadikan...
Putri Gus Dur: Jadikan Humor sebagai Barang Bukti Adalah Kegagalan
Ini Modus Oknum Perwira...
Ini Modus Oknum Perwira Polisi yang Ditangkap karena Gelapkan 83 Mobil
Periksa Pengunggah Guyonan...
Periksa Pengunggah Guyonan Gus Dur, Polisi Dikecam Gusdurian
Diduga Tangkap Warga...
Diduga Tangkap Warga Tanpa Bukti, Mapolsek Dringu Digeruduk Massa
Mobil Hasil Penggelapan...
Mobil Hasil Penggelapan Iptu HA Capai 115 Unit, Korban Dipersilakan Datang ke Polda Kepri
2 Oknum Polisi Aniaya...
2 Oknum Polisi Aniaya Warga, Kapolres Aceh Timur Minta Maaf ke Korban
Berita Terkini
Tsunami Terjadi di 3...
Tsunami Terjadi di 3 Wilayah Indonesia Pascagempa 7,7 di Filipina, BMKG: Ketinggian 9-18 Cm
28 menit yang lalu
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
35 menit yang lalu
12 Wilayah Indonesia...
12 Wilayah Indonesia Siaga Tsunami Pascagempa M7,7 yang Berpusat di Filipina
2 jam yang lalu
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
2 jam yang lalu
3 Satuan Pendidikan...
3 Satuan Pendidikan Sah di Bawah UIN Jakarta, Pengacara: Klaim Sepihak Punya Dampak Hukum
8 jam yang lalu
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Ayatollah Ali...
Profil Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang Tewas Diserang AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved