Polda Akan Evaluasi Ganjil Genap Setiap Pekan

Rabu, 27 Juli 2016 - 03:44 WIB
Polda Akan Evaluasi...
Polda Akan Evaluasi Ganjil Genap Setiap Pekan
A A A
JAKARTA - Polda Metro Jaya akan melakukan evaluasi uji coba sistem ganjil genap setiap pekan. Ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas kebijakan yang digadang-gadang dapat mengurangi kemacetan di Jakarta tersebut.

Untuk diketahui sebanyak sembilan ruas jalur protokol mulai hari ini hingga 26 Agustus mendatang akan diberlakukan sistem ganjil genap kendaraan bermotor. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Syamsul Bahri mengatakan, selama uji coba sistem ganjil genap tidak akan melakukan penilangan kepada para pelanggar lalu lintas di kawasan tersebut.

Dalam pengawasan nanti, lanjut Syamsul, kepolisian dibantu petugas Dinas Perhubungan dan Transportasi (dishubtrans) DKI Jakarta hanya akan menegur dan memberikan penjelasan kepada pengendara pribadi di setiap lampu merah.

Syamsul berpendapat bila pengawasan ganjil genap lebih mudah ketimbang 3 in 1. Namun, apabila dalam pelaksanaan uji coba ganjil genap malah membuat arus lalu lintas semakin semrawaut, maka kebijakan tersebut akan dikaji kembali.

"Kami akan evaluasi setiap minggu. Sambil uji coba sambil evaluasi. Kalau makin ribet ya kita evaluasi apa kekurangannya dan kebijakan apa yang harus diambil sambil menunggu pemberlakuan sistem Electronic Road Pricing (ERP)," kata Syamsul Bahri saat rapat dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta dan Dishubtrans di Gedung DPRD DKI Jakarta pada Selasa, 26 Juli 2016 kemarin.

Syamsul juga sudah memperkirakan banyaknya pengguna kendaraan pribadi yang memilih jalur alternatif ketimbang naik bus Transjakarta. Oleh karena itu, sebanyak 100 personel telah disiagakan di jalur alternatif.

Kepala Dishubtrans DKI Jakarta Andri Yansyah menambahkan, segala teknis pelaksaaan uji coba ganjil genap sudah siap dilakukan. Mulai dari rambu-rambu lalu lintas, personel di kawasan ganjil genap dan jalur alternatif, hingga penambahan bus Transjakarta.

Untuk penambahan bus Transjakarta, lanjut Andri akan dilakukan ketika kondisi di lapangan membutuhkan. Sebab, sejak dihapusnya 3 in 1, penambahan penumpang bus Transjakarta tidak signifikan. Sehingga, operasional bus hanya membuang-buang biaya Public Service Obligation (PSO).

"Masih ada 200 bus yang stanby. Setelah 3 in 1 dihapus, kita tambah bus dari 500 menjadi 804, tapi penumpang hanya nambah dari 320 menjadi 380 orang per hari. Harusnya 500 penumpang dong. Kalau kita push terus PSO jebol. Jadi ya kita lihat situasi kebutuhan dilapangan," ujarnya.

Andri memprediksi bila pengguna kendaraan pribadi pasti akan lebih memilih jalur alternatif ketimbang menggunakan bus. Sebab, saat ini pihaknya baru bisa meningkatkan pelayanan bus dengan sterilisasi jalur.

Sementara, operasional bus yang terintegrasi hingga ke daerah dan pemukiman di Jakarta masih terkendala oleh pengadaan bus yang dilakukan oleh PT Transportasi Jakarta. Padahal, sebagai komisaris, Andri acapkali memberitahu Direktur Utama Budi Kaliwono untuk merangkul para pelaku bisnis angkutan swasta yang existing.

Dengan prediksi tersebut, Andri pun mengaku sudah siap untuk mengatasi kemacetan di jalur alternatif sekitar kawasan ganjil genap. "Hanya satu yang belum bisa dilakukan, yakni menutup semua pintu perlintasan sebidang mengingat tidak ada alternatif jalur yang bisa dilakukan sebelum dibangun flyover dan underpass," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Ganjil Genap di Jakarta...
Ganjil Genap di Jakarta Berlaku Jam Berapa?
Uji Coba Ganjil Genap...
Uji Coba Ganjil Genap Hari Pertama, Ratusan Kendaraan Masih Nekat Masuk Puncak
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap Jakarta 2025
4 Tips Hadapi Ganjil...
4 Tips Hadapi Ganjil Genap Jakarta, Nomor 2 Tinggal Duduk Manis
Polisi Pertimbangkan...
Polisi Pertimbangkan Sanksi Denda Bagi Pelanggar Ganjil Genap di Bogor
Larangan Ganjil Genap...
Larangan Ganjil Genap Makin Meluas, Ini Cara Menghindari Tilang Berbekal Google Maps
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
32 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
53 menit yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Jadwal dan Rute Ganjil...
Jadwal dan Rute Ganjil Genap di Jakarta 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved