Penduduk Miskin di Wilayah Perkotaan Jawa Tengah Meningkat

Selasa, 19 Juli 2016 - 01:12 WIB
Penduduk Miskin di Wilayah...
Penduduk Miskin di Wilayah Perkotaan Jawa Tengah Meningkat
A A A
SEMARANG - Persentase penduduk miskin di wilayah perkotaan Jawa Tengah selama periode September 2015-Maret 2016 mengalami kenaikan sekitar 34,51 ribu orang, dari 1.789,57 ribu orang pada September 2015, menjadi 1.824,08 ribu orang.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan jumlah penduduk miskin di pedesaan yang justru menunjukan penurunan. Penduduk miskin di pedesaan berkurang 33,4 ribu orang, dari 2.716,21 ribu orang pada September 2015, menjadi 2.682,81 ribu orang pada Maret 2016.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng Margo Yuwono mengatakan, jumlah penduduk miskin atau penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan mencapai 4,507 juta orang (13,27%), naik sekitar 1,11 ribu orang jika dibandingkan dengan penduduk miskin pada September 2015 yang tercatat sebesar 4,506 juta orang (13,32%).

“Meskipun secara absolut meningkat, namun secara persentase penduduk miskin turun yaitu sebesar 0,05 %,” katanya, Senin (18/7/2016).

Dijelaskannya, persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2015 sebesar 11,50% turun menjadi 11,44% pada Maret 2016. Namun persentase penduduk miskin di daerah perdesaan sedikit meningkat, yaitu dari 14,86% menjadi 14,89% pada periode yang sama.

Garis Kemiskinan di Jateng pada Maret 2016 sebesar Rp317.348 perkapita perbulan, meningkat 2,60% dibandingkan dengan September 2015 yang mencapai Rp309.314 perkapita perbulan.

Untuk daerah perkotaan, garis kemiskinan Maret 2016 sebesar Rp315.269,- perkapita perbulan atau naik 2,31% dari kondisi September 2015 Rp308.163 perkapita perbulan.

“Sedangkan garis Kemiskinan di perdesaan juga mengalami peningkatan sebesar 2,87% menjadi sebesar Rp319.188 perkapita per bulan, dibandingkan dengan September 2015 sebesar Rp310.295 perkapita perbulan,” jelasnya.

Masih menurut data BPS, peranan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan masih jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan.

Pada Maret 2016, sumbangan komoditi makanan terhadap garis kemiskinan sebesar 73,00% mengalami sedikit perubahan dibandingkan dengan September 2015 yang sebesar 73,23%.

“Komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai garis kemiskinan di daerah perkotaan maupun perdesaan adalah beras dan rokok kretek filter,” imbuhnya.

Sementara itu, selama periode September 2015–Maret 2016, indeks kedalaman kemiskinan dan indeks keparahan kemiskinan menunjukkan kenaikan. Indeks kedalaman kemiskinan naik dari 2,167 pada September 2015 menjadi 2,372 pada Maret 2016.

Demikian pula Indeks keparahan kemiskinan naik dari 0,586 menjadi 0,627 pada periode yang sama.

“Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung semakin menjauhi garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran penduduk miskin juga semakin melebar,” tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
22 menit yang lalu
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
52 menit yang lalu
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
1 jam yang lalu
BNPB Petakan Karhutla...
BNPB Petakan Karhutla di Sejumlah Wilayah, Sumatera dan Kalimantan Mendominasi
3 jam yang lalu
Gempa M5,2 Guncang Pulau...
Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut
3 jam yang lalu
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
4 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved