KPAI Ingatkan Pemerintah Kemungkinan Meningkatnya Kasus Penelantaran Anak

Senin, 11 Juli 2016 - 13:52 WIB
KPAI Ingatkan Pemerintah...
KPAI Ingatkan Pemerintah Kemungkinan Meningkatnya Kasus Penelantaran Anak
A A A
JAKARTA - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan sejumlah catatan bagi pemerintah untuk mengantisipasi membludaknya pendatang baru dalam arus balik lebaran. Sebab tak sedikit dari mereka adalah keluarga baru yang membawa anak untuk mengadu nasib di kota - kota besar.

Wakil Ketua KPAI Susanto menjelaskan kondisi ini memicu arus urbanisasi yang cukup pesat. KPAI mengimbau kepada masyarakat luas untuk memastikan keluarga yang ingin mengadu nasib di kota besar memiliki keahlian yang memadai.

“Hal itu agar tak menimbulkan masalah baru. Salah satunya kasus penelantaran anak,” kata Susanto, Senin (11/7/2016).

Tingginya kasus penelantaran anak, kata dia, eksploitasi anak dan anak jalanan di kota – kota besar salah satu pemicunya adalah pengangguran. Karena itu ia meminta bagi keluarga di kota – kota besar yang membutuhkan tenaga pengasuh agar memilih pengasuh yang memiliki keterampilan.

“Kurang selektif merekrut tenaga pengasuh berpotensi menjadi pelaku kekerasan, traficking, penculikan dan kejahatan terhadap anak,” tuturnya.

Susanto menilai tingkat kebutuhan pekerja rumah tangga di kota besar cukup tinggi. Namun, selain pertimbangan skill, masyarakat harus memastikan mengetahui rekam jejak yang bersangkutan. Tak sedikit kasus kejahatan terhadap anak, pelakunya adalah pembantu rumah tangga.

“Bagi calon pendatang baru, pastikan memiliki calon tempat tinggal yang aman dan sehat untuk anak. Tak sedikit keluarga yang mengadu nasib di Jakarta, terpaksa menempati area yang berbahaya bagi anak seperti di pinggir sungai, kolong jembatan, gubuk liar, pemukiman kumuh. Kondisi ini berpotensi memicu kompleksitas masalah anak,” tegasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Perlu Kolaborasi Semua...
Perlu Kolaborasi Semua Pihak untuk Cegah Kekerasan pada Anak
Sepanjang 2021, Korban...
Sepanjang 2021, Korban Kekerasan Seksual Terhadap Anak Capai 302 Kasus
Kebebasan Anak Perempuan...
Kebebasan Anak Perempuan dari Kekerasan Masih Perlu Diperjuangkan
Kasus Kekerasan Perempuan...
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Kabupaten Sinjai Menurun
Tekan Angka Kekerasan...
Tekan Angka Kekerasan Anak, KPAI Sumsel Gagas Videotron di LRT
Kekerasan Anak Masih...
Kekerasan Anak Masih Terjadi Selama Pandemi, Butuh Layanan Integrasi
Berita Terkini
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
2 jam yang lalu
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
4 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
5 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
5 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
5 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
6 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved