Kembangkan Metode Perkalian, Siswa SMA BOSA Yogyakarta Raih Perak

Selasa, 21 Juni 2016 - 08:33 WIB
Kembangkan Metode Perkalian,...
Kembangkan Metode Perkalian, Siswa SMA BOSA Yogyakarta Raih Perak
A A A
YOGYAKARTA - Dua siswa SMA BOPKRI I (BOSA) Yogyakarta berhasil meraih medali perak pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) regional DIY pada Sabtu (18/6/2016). Prestasi tersebut diperoleh di kategori sains dasar bidang Matematika, setelah mereka berhasil melakukan penelitian pengembangan metode perkalian yang tidak awam digunakan.

Mereka adalah siswa kelas 11 IPA atas nama Brigitta Nathasya Luniasmara dan Amandus Michael Martin. Karya penelitian mereka berjudul Kotak Perkalian Ajaib Solusi Perkalian Langsung N Bilangan Berdigit R atau yang mereka singkat KPA SOPER LANGANBER.

"Metode ini sendiri menggunakan metode gelosia. Pada intinya sama dengan cara metode perkalian konvensional yang disusun ke bawah itu. Tapi agar tidak membingungkan, kami buat kotak-kotak," ujar Nathasya.

Ditemui di sekolahnya, Nathasya menuturkan, metode perkalian dengan kotak sebenarnya sudah ada. Menurut studi literatur yang mereka lakukan sebelum penelitian, metode tersebut pernah digunakan oleh ilmuan asal India sebelum abad ke-12. Fakta tersebut mereka dapat dari buku ensiklopedia susunan Dr Wahidin yang terbit tahun 2013.

"Di dalam ensiklopedia bahkan tidak diketahui nama ilmuan penggunanya dulu dan asal usul kenapa metode itu bisa digunakan tidak diketahui juga. Dalam penelitian ini, kami memulai dari mencoba mencari tahu mengapa metode perkalian kotak ini bisa digunakan," ungkapnya.

Michael menambahkan, penelitian mereka terhadap metode perkalian tersebut bahkan sudah diujicobakan. Hasilnya sangat memuaskan, tingkat keakuratan jawaban dan efisiensi waktu pengerjaan soal perkalian sangat baik. Bahkan, mereka telah mengembangkannya untuk dapat membantu memudahkan perkalian langsung beberapa bilangan sekaligus dengan digit berapa pun.

"Kami cukup yakin metode ini bisa membuat para siswa lebih efektif dan efisien saat ujian. Hemat waktunya bisa sampai 4-5 menit untuk perkalian digit lima ke atas. Untuk siswa yang jenjangnya lebih rendah seperti SD dan SMP, metode ini cukup menyenangkan sehingga tidak membuat mereka merasa Matematika itu susah dan rumit," paparnya.

Michael pun mengungkapkan, mereka memiliki rencana menyebarluaskan hasil penelitian mereka untuk digunakan oleh para siswa lain di berbagai jenjang. Hal itu juga yang menjadi masukan dari para juri OPSI pada mereka.
(zik)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
1 jam yang lalu
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
2 jam yang lalu
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
2 jam yang lalu
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
2 jam yang lalu
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
3 jam yang lalu
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
4 jam yang lalu
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved