Diduga Sekap ABG, Kontrakan WNA Digerebek Warga Depok

Rabu, 15 Juni 2016 - 17:25 WIB
Diduga Sekap ABG, Kontrakan...
Diduga Sekap ABG, Kontrakan WNA Digerebek Warga Depok
A A A
DEPOK - Warga Depok menggerebek rumah kontrakan di RT 001 RW 03 Cimpaeun, Tapos, karena diduga menjadi lokasi penyekapan seorang ABG. Sebelumnya, warga melihat ada seorang ABG di dalam rumah kontrakan yang terkunci dengan mata bengkak.

Para tetangga sesama penghuni kontrakan sejak awal curiga dengan keberadaan perempuan di bawah umur yang berada di dalam kontrakan yang dihuni warga negara Arab berinisial M.

Gadis belia sekira 14 tahun itu datang dari Cianjur dengan inisial NA diduga dilarang keluar kontrakan oleh M. Kejadian tersebut berawal saat akhir pekan lalu warga melihat NA di dalam rumah kontrakan dengan mata bengkak seperti habis menangis.

Pintu kontrakan M dikunci dari luar dan NA hanya mengintip lewat kaca jendela yang terbuka sedikit bertanya pukul berapa kepada tetangga. Saat itu tetangga mulai curiga karena mata NA bengkak.

“Kami curiga kok matanya sembab, saya lagi masak sampai kepikiran itu anak kenapa seperti disekap ketakutan sendirian di kamar kos si warga Arab itu. Takutnya kan dipukulin atau diapa – apain. Seperti mau minta tolong tapi takut, sampai saya panggil warga lainnya,” kata penghuni kontrakan, Diah, Rabu (15/5/2016).

Anehnya, Diah melihat ada perempuan lainnya yang juga tinggal di tempat M. Wanita itu lebih tua dan mengaku sebagai ibu kandung NA. Rupanya NA memang berniat dijodohkan dengan M serta diiming – imingi akan disekolahkan oleh WNA itu.

Warga lainnya, Yuyun menuturkan, warga akhirnya melaporkan hal itu kepada Ketua RT 001 Nuryadi. Nuryadi bersama Wakil Ketua RT dan tetangga lainnya menggerebek kontrakan M pada Senin 13 Juni 2016 malam.

“Pak RT mendatangi kontrakan lalu ada Babinsa dan Babinkamtibmas. Anaknya serta ibunya diamankan sempat menginap di rumah tetangga, lalu sekarang tinggal di rumah bibinya di perumahan tak jauh dari sini," katanya.

"Sedangkan warga Arabnya dibawa pihak imigrasi karena katanya ada masalah sama paspor dan visanya sampai sekarang belum pulang rumahnya kosong,” kata Yuyun.
(ysw)
Berita Terkait
Begini Fakta Baru Kasus...
Begini Fakta Baru Kasus Penyekapan Pengusaha Depok
Kasus Penyekapan-Penganiayaan...
Kasus Penyekapan-Penganiayaan Polisi, 3 Tersangka Simpatisan KAMI
Nindy Ayunda Kirim Utusan...
Nindy Ayunda Kirim Utusan ke Korban Kasus Dugaan Penyekapan, Minta Laporan Dicabut?
ART Polisikan Desiree...
ART Polisikan Desiree Tarigan dan Bams Kasus Dugaan Penyekapan
Fahmi Bachmid soal Nindy...
Fahmi Bachmid soal Nindy Ayunda Selalu Dikawal saat Berpergian: Merasa Terancam?
Keluarga Korban Penyekapan...
Keluarga Korban Penyekapan di Duren Sawit Diintimidasi, Terpaksa Diungsikan
Berita Terkini
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
26 menit yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
36 menit yang lalu
Pemkot Tangsel-Kemensos...
Pemkot Tangsel-Kemensos Gelar Bakti Sosial Terintegrasi, Warga Rasakan Manfaat Beragam Layanan
1 jam yang lalu
MR.D.I.Y. Perluas Program...
MR.D.I.Y. Perluas Program Menginspirasi Generasi Inovator, Jangkau 8.600 Anak
2 jam yang lalu
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
3 jam yang lalu
Pembangunan Fakultas...
Pembangunan Fakultas Kedokteran Telkom University di Bandung Rampung
3 jam yang lalu
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved