Bantuan Mengalir ke Saeni, 5 Warga Miskin di Banten Nyaris Tewas

Selasa, 14 Juni 2016 - 15:58 WIB
Bantuan Mengalir ke...
Bantuan Mengalir ke Saeni, 5 Warga Miskin di Banten Nyaris Tewas
A A A
SERANG - Banjir bantuan dari berbagai kalangan, mulai dari Presiden hingga masyarakat biasa kepada Ibu Saeni, pemilik warung Tegal yang dirazia karena melanggar Perda Nomor 2 tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakat terasa ironis.

Sebab, masih banyak masyarakat miskin di Indonesia, khususnya di Provinsi Banten yang lebih membutuhkan bantuan dan pertolongan itu ketimbang Saeni.

Relawan sosial Facebook Banten Lulu Jamaludin mengatakan, kasus Ibu Saeni yang menyita perhatian publik, karena peristiwa razia oleh Satpol PP Kota Serang membuat iba khalayak, karena tangisan saat petugas membawa dagangannya.

"Sangat disayangkan, mereka melakukan penggalangan dana dan memberikan bantuan kepada pelanggar hukum. Padahal banyak masyarakat Banten khususnya Kota Serang yang memerlukan dan membutuhkan biaya untuk mempertahankan hidupnya," kata Lulu, kepada Sindonews, Selasa (14/6/2016).

Menurutnya, pemerintah Kota Serang, melalui Satpol PP seharusnya tetap melakukan razia rumah makan yang buka pada siang hari, di bulan Ramadhan. Namun, dirinya menginginkan agar petugas tidak tebang pilih saat bertugas.

"Tidak hanya warung kecil, restoran di mal-mal yang membandel juga harus ditertibkan, itukan sesuai dengan isi perda yang sudah dibuat, dan dijalankan sejak tahun 2010," terangnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari relawan Facebook Banten, ada lima pasien miskin yang membutuhkan bantuan.

1. Furqon (11) warga Terumbu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, membutuhkan biaya operasi dan pengobatan untuk menyembuhkan dari penyakit kanker sejak dua tahun tak tersentuh bantuan.

2. Pelangi Jingga (10 bulan) warga Kampung Ciawi, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang Kota Serang. Bayi ini membutuhkan biaya pendamping untuk dirujuk ke RSCM dari RSUD Banten untuk operasi usus terburai.

3. Jumadi (40) manusia akar asal Kampung Kubang Puji, Kecamatan Pontang, Kabupaten Serang. Pria ini membutuhkan biaya pendamping, pengobatan.

4. Subhan (7), mengidap penyakit tumor mata, warga Majau, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang.

5. Elyatul Ikhlas asal, warga Carita, Kabupaten Pandeglang, yang mengalami kelaianan darah membutuhkan biaya pengobatan.
(san)
Berita Terkait
Sambut Ramadhan, Satpol...
Sambut Ramadhan, Satpol PP Kerahkan Pasukan Bersihkan 38 Masjid di Jakarta Utara
Satpol PP Pantau Aktivitas...
Satpol PP Pantau Aktivitas Warung Remang-remang Jelang Ramadhan
Jelang Ramadhan, Satpol...
Jelang Ramadhan, Satpol PP Jaksel Bakal Gencarkan Operasi Miras
Jelang Ramadhan, Satpol...
Jelang Ramadhan, Satpol PP Bekasi Gencar Lakukan Razia PMKS
Puluhan Pasangan Mesum...
Puluhan Pasangan Mesum Diamankan Satpol PP Bone Selama Ramadhan
Waspada Penipuan dengan...
Waspada Penipuan dengan Meminta Transfer Uang Atas Nama Satpol PP DKI
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
35 menit yang lalu
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
1 jam yang lalu
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
4 jam yang lalu
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
4 jam yang lalu
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
6 jam yang lalu
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
6 jam yang lalu
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved