Minggu Pertama Ramadhan, Kasus Kejahatan Meningkat

Senin, 13 Juni 2016 - 01:22 WIB
Minggu Pertama Ramadhan,...
Minggu Pertama Ramadhan, Kasus Kejahatan Meningkat
A A A
JAKARTA - Minggu pertama di awal bulan Ramadhan kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya meningkat tiga persen dibandingkan seminggu sebelum puasa. Sepekan sebelum bulan puasa angka kejahatan mencapai 824 kasus, kini menjadi 852 kasus.

"Ada peningkatan 28 kasus pada minggu pertama (bulan Ramdhan) ini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono di Jakarta, Minggu 12 Juni 2016.

Dari 852 kasus tersebut, kasus yang paling menonjol yang terjadi selama sepekan puasa yakni narkoba, pencurian kendaraan bermotor, pencurian dengan pemberatan dan pencurian dengan kekerasan.

Awi menegaskan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Moechgiarto meminta kepada jajaran untuk menindak tegas pelaku kejahatan yang membahayakan nyawa. "Pada prinsipnya anggota harus melakukan penindakan yang proporsional, profesional dan prosedural sesuai dengan instruksi Kapolda," tegasnya.

Menurutnya, kalau memang pelaku kejahatan membahayakan jiwa, harta benda masyarakat dan petugas tentunya harus dilakukan tindakan yang terukur termasuk harus melumpuhkannya.

Aturan menindak dengan senjata api adalah langkah paling akhir. Pasalnya yang terpenting, penindakan dengan melumpuhkan pelaku kejahatan dilakukan sesuai SOP. "Kami kan punya standarnya dan aturan, jika terpaksa maka diperankan untuk menembak," tuturnya.

Penggunaan senjata api untuk melumpuhkan pelaku kejahatan itu, diukur oleh anggota yang bertugas di lapangan. "Undang-undang yang menyampaikan demikian. Jadi, semua penilaian diserahkan pada anggota kami di lapangan," tukasnya.

Sementara itu, terkait insiden Bripka Saepudin yang tertembak di bagian perut oleh pelaku begal karena tidak menggunakan rompi antipeluru, menurut Awi, insiden itu di luar prediksi. "Sebenarnya mereka sudah kami bekali rompi antipeluru. Tapi, saat itu memang kondisinya spontan karena kejahatan sedang berlangsung. Pelaku juga langsung menembak," tegasnya.

Sementara rekan Saepudin, Aipda Saipul Gafur sendiri memakai rompi antipeluru. "Yang satunya, Saipul Gafur sudah pakai bodyvest, namun Saefudin belum sempat gunakan sudah langsung aksi di lapangan kejar-kejaran," pungkasnya. (Baca: 2 Polisi Korban Baku Tembak dengan Pelaku Curanmor Mulai Membaik)
(mhd)
Berita Terkait
Incar Parkiran Apartemen,...
Incar Parkiran Apartemen, Maling Motor Gentayangan di Cengkareng
Modus Habis Bensin,...
Modus Habis Bensin, Kawanan Begal Rampas Motor Korban
2 Begal Sadis Bersenjata...
2 Begal Sadis Bersenjata Pedang Diringkus Jatanras Polda Sumsel
Polres Magelang Ringkus...
Polres Magelang Ringkus 11 Pelaku Pencurian Motor
8 Begal dan 1 Pembunuh...
8 Begal dan 1 Pembunuh di Lampung Utara Dibekuk Polisi
Spesialis Curanmor Menyasar...
Spesialis Curanmor Menyasar ABG di Kota Jambi Dibekuk Polisi
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
1 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
3 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Minggu 1 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved