11 Buruh Migran asal Blitar Tewas di Timur Tengah

Selasa, 07 Juni 2016 - 23:03 WIB
11 Buruh Migran asal...
11 Buruh Migran asal Blitar Tewas di Timur Tengah
A A A
BLITAR - Sebelas orang buruh migran ilegal asal Kabupaten Blitar menjemput maut di Negara Timur Tengah. Beberapa diantaranya meninggal dunia karena sakit. Selebihnya mengalami kecelakaan kerja.

Menurut keterangan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Blitar Herman Widodo belum semua jenazah bisa dibawa ke tanah air.

"Baru satu jenazah yang sudah berhasil dipulangkan. Selebihnya masih proses," ujar Herman kepada wartawan.

Kematian sebelas orang buruh migran ini tercatat pada bulan Januari-Mei 2016. Rata rata mereka membanting tulang sebagai tenaga kasar di negara Arab Saudi.

Informasi yang dihimpun tidak sedikit buruh migran, khususnya Blitar yang datang ke negara Arab dengan modus ibadah.

Tuntas menunaikan ibadah mereka sengaja menyelinap, menolak kembali ke tanah air dan memilih bekerja.

Tentunya sejak dari tanah air sudah memiliki koneksi sesama buruh migran dengan latar belakang kerabat atau teman. Kendati demikian ada buruh migran yang sengaja berangkat tanpa dokumen resmi.

Ada juga yang memilih kabur dari majikan dan sengaja tidak mengurus perpanjangan dokumen karena alasan berbelit, lalu dengan kemampuan koneksi mencari majikan baru.

Otomatis statusnya yang semula legal menjadi ilegal. Herman menyayangkan status ilegal dari para buruh migran. Sebab dengan status tidak resmi mereka akan kehilangan banyak hak.

"Namun terkait pemulangan jenazah meski statusnya ilegal pemkab akan tetap mengulurkan bantuan. Kita akan memfasilitasi sampai jenazah tiba di rumah duka," jelasnya.

Sejauh ini Pemkab Blitar sudah menghubungi pihak KBRI yang berada di Riyadh Saudi Arabia. Dan semuanya masih dalam proses pemulangan.

Anggota DPRD Kabupaten Blitar Abdul Munib menilai langkah Pemkab memberikan fasilitas kepada sebelas buruh migran yang bermasalah sudah benar.

Sebab meski status mereka tidak resmi semua buruh migran itu tetaplah warga Kabupaten Blitar.

"Selama masih bisa mendampingi Pemkab sudah selayaknya mendampingi. Sebab semuanya warga Blitar," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Diduga Dibunuh, TKI...
Diduga Dibunuh, TKI Tewas di Kamar Kontrakan di Malaysia
Ungkap Kasus TKI Ilegal,...
Ungkap Kasus TKI Ilegal, Polri Kerjasama dengan PDRM dan Imigrasi Malaysia
TKI Asal Asahan Ditemukan...
TKI Asal Asahan Ditemukan Tewas di Malaysia, Korban Pembunuhan?
7 TKI Ilegal Tewas Tenggelam,...
7 TKI Ilegal Tewas Tenggelam, Pemilik Kapal Maut Ditangkap
Ngeri! TKI Tewas Diberondong...
Ngeri! TKI Tewas Diberondong Tembakan Kawanan Maling di Malaysia
Dikejar Polisi, Tekong...
Dikejar Polisi, Tekong Penyelundup 31 TKI Ilegal ke Malaysia Lompat ke Sungai
Berita Terkini
11 Orang Tewas, Truk...
11 Orang Tewas, Truk Tronton Hantam Pikap Rombongan Pengantar Pengantin di Pantura Indramayu
10 jam yang lalu
Gerak Cepat! Pemkab...
Gerak Cepat! Pemkab Bogor Terjunkan Alat Berat Bersihkan Tumpukan Sampah di Kali Baru
10 jam yang lalu
BNPB Sebut 3 Daerah...
BNPB Sebut 3 Daerah di Pulau Jawa Dilanda Karhutla, Ini Lokasinya
11 jam yang lalu
Usai Jadi Tersangka,...
Usai Jadi Tersangka, Rumah Dinas Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Sepi Tanpa Aktivitas
17 jam yang lalu
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
17 jam yang lalu
Komitmen Berkelanjutan,...
Komitmen Berkelanjutan, Tracon Industri Kolaborasi Tanam 500 Mangrove di Karawang
19 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved