Belum D3, 3.894 Ahli Farmasi di Jateng Terancam Turun Pangkat

Minggu, 22 Mei 2016 - 16:09 WIB
Belum D3, 3.894 Ahli...
Belum D3, 3.894 Ahli Farmasi di Jateng Terancam Turun Pangkat
A A A
BOYOLALI - Sebanyak 3.894 ahli farmasi di Jawa Tengah terancam turun tingkat menjadi asisten tenaga kesehatan, menyusul terbitnya Undang-undang Nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

Ketua Harian Pengurus Daerah Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Jawa Tengah Djoko Harjanto mengatakan, dalam regulasi terbaru yang diterbitkan pemerintah, tenaga kesehatan minimal harus berpendidikan diploma tiga (D3).

Sementara di Jateng, masih terdapat ribuan ahli farmasi yang tingkat pendidikannya masih di bawah D3. Rinciannya berstatus PNS 700 orang, dan bekerja di swasta 3.194 orang.

“Dalam pendidikan berkelanjutan, menjadi PAFI untuk mendorong mereka agar minimal bisa D3,” ujar Djoko Harjanto, di sela-sela pelantikan pengurus PAFI, di tujuh kabupaten/kota di Jawa Tengah, di Boyolali, Minggu (22/5/2016).

Apabila tidak menyesuikan tingkat pendidikan sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 36 tahun 2014, maka mereka akan turun tingkat menjadi asisten tenaga kesehatan.

Batas waktu menyesuikan standar pendidikan adalah enam tahun, setelah UU tentang Tenaga Kesehatan diundangkan pada 17 Oktober 2014. Dengan demikian, semuanya harus menyesuaikan maksimal 17 Oktober 2020 nanti.

Guna menyesuaikan anggotanya ke jenjang yang lebih tinggi, PAFI telah menjalin kerjasama dengan 15 institusi pendidikan D3 Farmasi di Jateng, tiga Analisis Farmasi, serta Universitas Terbuka (UT).

UT dinilai paling cepat untuk menyesuaikan, karena bisa bekerja sambil kuliah. Apabila sampai batas waktu ternyata standar pendidikan minimal D3 belum disesuaikan, maka dipastikan akan menjadi asisten tenaga kesehatan.

Selain itu juga tidak lagi mendapat Surat Tanda Registrasi Tenaga Teknis Kefarmasian (STRTTK). “Dalam bekerja, ahli farmasi tidak hanya cukup memiliki ijazah, dan sertifikat kompetensi, namun juga harus memiliki STRTTK,” tegasnya.

Mengenai dampak secara ekonomi, apabila turun kelas menjadi tenaga asisten kesehatan, hal itu tergantung kepada perusahaan tempat mereka bekerja.

Terpisah, Sekretaris Harian PAFI Jateng Suryadi Imam Ifai menambahkan, ijazah, sertifikat kompetensi, dan STRTTK harus dilengkapi sebagai syarat dalam menjalankan pekerjaan kefarmasian.

"STRTTK merupakan syarat untuk mendapatkan surat izin kerja atau surat izin praktik. Jika tidak dipenuhi, maka ada sanksi hukumnya. Yakni penjara maksimal lima tahun, dan atau denda Rp100 juta," terangnya.

Mengenai posisi asisten tenaga kesehatan, nantinya ada peraturan tersendiri dari Menteri Kesehatan. Aturan itu akan dikeluarkan setelah dua tahun UU tentang Tenaga Kesehatan diterbitkan.
(san)
Berita Terkait
Viva Apotek Dorong Transformasi...
Viva Apotek Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan Terintegrasi
Bethsaida Hospital Gading...
Bethsaida Hospital Gading Serpong Hadirkan Inovasi dan Layanan Medis Unggulan dalam Satu Atap
Momentum Benahi Pelayanan...
Momentum Benahi Pelayanan Kesehatan
Tingkatkan Mutu Fasilitas...
Tingkatkan Mutu Fasilitas Kesehatan, LAFKI Gelar Pertemuan Ilmiah
BPJS Kesehatan: Tingginya...
BPJS Kesehatan: Tingginya Angka Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Harus Didukung Mutu Faskes yang Baik
Kisah Pengabdian Rohaniwan...
Kisah Pengabdian Rohaniwan Indonesia dalam Melayani Masyarakat Miskin di Kenya
Berita Terkini
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
16 menit yang lalu
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
19 menit yang lalu
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
1 jam yang lalu
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
1 jam yang lalu
Wali Kota Tangsel Dorong...
Wali Kota Tangsel Dorong Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak UMKM-Ekonomi Kerakyatan
1 jam yang lalu
Ledakan Galian Pipa...
Ledakan Galian Pipa di Fatmawati Jaksel, 2 Pekerja Terluka
2 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved