Kasus Klinik Aborsi Senen, Polisi Temukan Beberapa Bukti

Sabtu, 21 Mei 2016 - 03:13 WIB
Kasus Klinik Aborsi...
Kasus Klinik Aborsi Senen, Polisi Temukan Beberapa Bukti
A A A
JAKARTA - Petugas menyita sejumlah barang bukti terkait dugaan praktik aborsi dari klinik yang diketahui milik Detty Isniati di Jalan Kramat VII, Senen, Jakarta Pusat.

Barang bukti itu berkaitan kuat dengan sejumlah kegiatan aborsi yang dilakukan di klinik yang ternyata tak berizin itu.

Kasubdit Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suparmo menjelaskan beberapa barang bukti yang disita antara lain suction aparatus (alat penghisap darah), ludocaine (obat bius), alat pembakaran janin, dan bon transaksi keuangan.

Barang-barang itu digeledah dari dua ruangan praktik eksekusi aborsi. "Dari barang bukti itu kan bisa‎ menyebut kalau diduga klinik aborsi," kata Suparmo kepada wartawan, Jumat (20/5/2016).

Suparmo menambahkan, di dalam nota yang ia sita, diduga banyak beberapa nama pasien yang pernah memakai jasa praktik disana. "Nanti kami buka dan kami ‎teliti lagi," katanya.

Nantinya barang bukti ini akan dibawa ke Polda Metro Jaya untuk diteliti. "Namun kami belum menemukan adanya janin ataupun bercak darah disini," jelasnya.

Ia juga menambahkan, dua dokter berinisal G dan B itu izin beroperasinya sudah habis sejak dua tahun yang lalu. ‎"Orangnya udah lama gak ada. Dari data yang himpun, mereka sudah tak terdaftar izin praktiknya," terangnya.

Pihaknya kini tengah‎ mengejar kedua dokter bersama sang pemilik klinik yang saat ini buron. Pasalnya, sejak terungkapnya kasus ini, sejumlah dokter dan pemilik mendadak kabur.

"Mereka masih saksi, belum tersangka. Nanti kalau buktinya sudah cukup baru kami tetapkan," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pelayanan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Tienke Margareta mengungkapkan, pihaknya untuk sementara menutup izin beroprasinya praktek ini.

"Soalnya izinnya kan belum terdaftar jadi kami tutup sementara dulu sembari menunggu proses pemeriksaan," tuturnya.

Pascapengerebekan yang dilakukan aparat Dinkes DKI Jakarta, Kamis 19 Mei 2016 kemarin, suasana klinik tampak sepi. Beberapa ruangan bersih dan sudah dirapihkan oleh sang pengurus.

Diduga, sebelum para dokter palsu itu kabur, mereka menghilangkan dan membawa lari sejumlah barang bukti untuk menghilangkan jejak.

Sementara itu, garis polisi langsung dipasang didepan pagar tinggi itu. Suasana tampak sepi,karena bangunan berlantai tiga itu sudah dikosongkan. Sejumlah pelaku yang kini buron, tengah dikejar.
(nag)
Berita Terkait
Pengungkapan Kasus Praktik...
Pengungkapan Kasus Praktik Aborsi Ilegal di Bali
2 Bidan di Kota Kendari...
2 Bidan di Kota Kendari Gugurkan Kandungan Siswa Kelas 1 SMA
Aborsi Ilegal di Klinik...
Aborsi Ilegal di Klinik Pandeglang, Sudah Lebih 100 Janin Digugurkan
Ditreskrimsus Polda...
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Bongkar Praktik Aborsi Ilegal di Bekasi
Terkuak, Kuburan Janin...
Terkuak, Kuburan Janin Bayi yang Ditemukan Warga Bukan Korban Aborsi
Cegah Aborsi Ilegal,...
Cegah Aborsi Ilegal, Akademisi: Kesehatan Reproduksi Harus Diajarkan Sejak Dini
Berita Terkini
Pelanggaran Lawan Arah...
Pelanggaran Lawan Arah Masih Jadi Ancaman Keselamatan Berlalu Lintas
29 menit yang lalu
Bertolak ke NTB, Presiden...
Bertolak ke NTB, Presiden Prabowo Bakal Resmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat
1 jam yang lalu
Antisipasi Kebakaran...
Antisipasi Kebakaran Lahan, Wilmar Tingkatkan Kesiagaan dan Kolaborasi Antarlembaga
1 jam yang lalu
KPK Sita Logam Mulia...
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Tunai Miliaran Rupiah di OTT Bupati Sukoharjo
1 jam yang lalu
Canangkan Gerakan Indonesia...
Canangkan Gerakan Indonesia Asri di Malang, Dirjen Bina Adwil Ajak Kepala Daerah Bebersih
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Perketat...
Polda Metro Jaya Perketat Pengamanan untuk Jaga Barang Bukti Kasus Batu Bara hingga Asabri
3 jam yang lalu
Infografis
Profil Dadan Hindayana,...
Profil Dadan Hindayana, Kepala BGN yang Disorot Karena Marak Kasus Keracunan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved