Perut Membesar, Bayi Cantiqa Anindya Butuh Bantuan Dermawan

Jum'at, 20 Mei 2016 - 17:26 WIB
Perut Membesar, Bayi...
Perut Membesar, Bayi Cantiqa Anindya Butuh Bantuan Dermawan
A A A
CIREBON - Usianya masih belum genap tujuh bulan. Cantiqa Anindya, asal Kabupaten Cirebon, terancam mengalami kerusakan hati dan sirosis hati akibat penyakit yang dideritanya.

Sang ibu, Sarah, warga Perumahan Bumi Arumsari, Jalan Palem 3A RT 02/13, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon, mencoba merawat dan membesarkan Cantiqa seorang diri. Sejak terdeteksi di usianya yang baru dua bulan, Cantiqa mengalami kondisi yang dalam istilah medis disebut atresia bilier.

Penyakit ini membuat perut kecilnya membesar. Atresia bilier merupakan suatu kondisi saluran empedu tak terbentuk atau tak berkembang normal.

Padahal, sistem empedu sendiri berfungsi membuang limbah metabolik dari hati dan mengangkut garam empedu yang diperlukan untuk mencerna lemak di dalam usus halus. Pada atresia bilier, terjadi penyumbatan aliran empedu dari hati ke kandung empedu. Dampaknya bisa menyebabkan kerusakan hati dan sirosis hati.

"Kalau tidak diobati, bisa berakibat fatal," cetus Sarah, Jumat (20/5/2016).

Sarah pun harus berjuang sekuatnya untuk kesembuhan anak keduanya itu. Sejak terdeteksi, Cantiqa telah dibawanya memeriksakan diri ke rumah sakit di Kota Cirebon. Sejatinya, Cantiqa mendapat perawatan di rumah sakit yang lebih mampu sebagaimana rujukan rumah sakit yang didatanginya.

Namun, rujukan itu dengan berat hati dia abaikan akibat keterbatasan biaya. Sebagai single parent, Sarah hanya menggantungkan hidupnya dari pendapatan yang dia terima selama bekerja di salah satu lembaga swadaya masyarakat (LSM), Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI).

Pendapatannya yang terbatas itu pun membuatnya terpaksa mempercayakan anak sulungnya, kakak kandung Cantiqa, kepada salah seorang saudaranya untuk dibesarkan. "Dokter merujuk Cantiqa dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin. Tapi saya tak ada biaya," cetusnya.

Sejauh ini, Cantiqa telah mendapat bantuan dari Yayasan Arisan Nasi Indonesia, Cirebon. Melalui bantuan para donatur yayasan tersebut, Cantiqa pun mendapat perawatan di RS Ciremai, Kota Cirebon.

Namun, upaya kesembuhan Cantiqa belum selesai sampai di situ. Pembina Yayasan Arisan Nasi Indonesia, Sri Supriatin mengungkapkan, dengan penyakitnya Cantiqa harus mendapat perawatan di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

"Menurut dokter di RS Ciremai, dokter ahli atresia bilier hanya ada di RSCM dan RSUP dr Sardjito, Yogyakarta. Pihak keluarga Cantiqa sepakat membawanya ke RSCM," jelasnya.

Pihaknya berharap, kondisi Cantiqa mendapat perhatian publik luas. Keterbatasan ekonomi keluarga Cantiqa menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya penyembuhan bocah tersebut. Sejauh ini, Yayasan Arisan Nasi Indonesia telah mengupayakan bantuannya hingga keberangkatan Sarah dan Cantiqa ke Jakarta.

"Memang sih pakai BPJS obat-obatan gratis. Hanya tetap saja, kami khawatir kalau sampai ada apa-apa di sana atau mungkin ada kebutuhan obat lain yang tak termasuk tanggungan BPJS jadi menghambat upaya penyembuhan Cantiqa," paparnya.

Karena itu, pihaknya mengimbau publik untuk mengulurkan tangan dalam upaya tersebut. Wanita berjilbab yang akrab disapa Upi itu berharap, di usianya yang masih belia Cantiqa tak perlu sampai mengalami operasi cangkok hati akibat penyakit yang dia derita.
(zik)
Berita Terkait
Pentingnya Determinan...
Pentingnya Determinan Sosial Kesehatan untuk Mengatasi Ketimpangan Kesehatan di Indonesia
Konsisten Atasi Masalah...
Konsisten Atasi Masalah Kemiskinan dan Sanitasi, SPV Sabet 3 Penghargaan
Budiman Sudjatmiko Sebut...
Budiman Sudjatmiko Sebut Cek Kesehatan Gratis Cegah Orang Jatuh Miskin
DPRD Minta Perbup Pengganti...
DPRD Minta Perbup Pengganti SKTM Permudah Layanan Kesehatan Warga Kendal
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
Berita Terkini
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
53 menit yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
2 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
4 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
4 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
6 jam yang lalu
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved