Warga Klaim Miliki Tanah Lauser Sejak Tahun 1955

Senin, 09 Mei 2016 - 14:02 WIB
Warga Klaim Miliki Tanah...
Warga Klaim Miliki Tanah Lauser Sejak Tahun 1955
A A A
JAKARTA - Warga Lauser RT 08/08, Kebayoran Baru, Jaksel mengaku telah tinggal di tanah tersebut selama puluhan tahun yang diwariskan secara turun temurun oleh kakek buyut mereka. Rencana penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI ditolak warga karena tak ada tempat untuk relokasi.

Ketua Aliansi Pemuda Tolak Penggusuran Haryadi mengatakan, warga sejatinya telah tinggal di tanah Lauser itu sejak tahun 1955. Saat itu, kawasan Lauser masih berupa rawa-rawa dan rerumputan.

Saat itu, tanah tersebut pun dihuni oleh warga asli Betawi. Seiring berkembangnya waktu, warga pun mulai membangun pemukiman-pemukiman di Lauser secara meluas.

"Asal nama Lauser pun sebenarnya dari warga kami ini. Dahulunya kawasan Kebayoran Baru itu wilayahnya pegunungan. Makanya, wilayah Kebayoran Baru itu kan konturnya naik turun sekarang ini," ujarnya pada wartawan di Jalan Lauser, Kebayoran Baru, Jaksel, Senin (9/5/2016).

Menurutnya, alasan warga membangun pemukiman secara meluas, tepatnya di kawasan kelurahan Gunung itu lantaran kawasan tersebut berdekatan dengan sungai Jelawe yang lokasinya tak jauh dengan RS Pusat Pertamina, Jaksel.

"Dahulu pun RSPP itu bebukitan lalu dibangun rumah sakit. Alasan pemerintah melakukan penggusuran itu untuk dibangun Ruang Terbuka Hijau (RTH), katanya wilayah kami masuk RTH," tuturnya.

Namun, tambah Haryadi, warga menolak keras aksi penggusuran tersebut. Selain tanah itu diwariskan secara turun temurun, Pemkot Administrasi Jaksel pun enggan memberikan tempat relokasi bagi warga yang telah tinggal selama puluhan tahun tersebut.

"SP1 pun datang tanpa adanya sosialisasi apa-apa dari pihak pemerintah. Tiba-tiba dikasih SP1 apa maksudnya. 90 KK di RT 08/08 ini tentu menolak, apalagi peringatan itu disampaikan dengan sangat arogan," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Tangis Warga Warnai...
Tangis Warga Warnai Pembongkaran Rumah oleh PT KAI di Bandung
Ganggu Mobilitas ke...
Ganggu Mobilitas ke IKN, Pemerintah Bakal Gusur 29 Rumah Warga Sepaku
Soal Penggusuran Rumah,...
Soal Penggusuran Rumah, Wanda Hamidah Diminta Tidak Bikin Fitnah
Ini Kata Sentul City...
Ini Kata Sentul City Soal Penggusuran Rumah Rocky Gerung
Tangis Ibu Rumah Tangga...
Tangis Ibu Rumah Tangga Pecah Terkena Teror Penggusuran Lahan dan Rumah di Medan
Isak Tangis Warnai Penggusuran...
Isak Tangis Warnai Penggusuran Rumah Warga Imbas Proyek Japek 2
Berita Terkini
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
3 jam yang lalu
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
3 jam yang lalu
Makin Fleksibel! Keliling...
Makin Fleksibel! Keliling Dunia Nggak Masalah, Daftar BRImo Kini Bisa dari 15 Negara
3 jam yang lalu
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
3 jam yang lalu
Wujudkan Desa Mandiri,...
Wujudkan Desa Mandiri, BRI Peduli Dorong Wisata dan Edukasi Berbasis Masyarakat di Ketapanrame
4 jam yang lalu
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
4 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved